“Saya sudah mengambil keputusan untuk tidak berkumpul di sini. Tapi menyiapkan per keluarga 10 juta untuk cari tempat kontrakan dan bekal hidup untuk dua bulan dulu,” jelas Dedi.
Proses evakuasi di lapangan sendiri digambarkan sangat berat. Dedi bahkan ikut turun tangan. Ia bercerita, satu jenazah membutuhkan waktu evakuasi yang sangat lama.
“Saya tadi ikut mengevakuasi satu jenazah yang mengambilnya menghabiskan waktu hampir empat jam, tapi bisa terangkat,” ungkapnya.
Data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar menyebutkan, korban tewas sudah mencapai 10 orang. Mayoritas, delapan orang, berasal dari Kampung Pasirkuning dan Pasirkuda di Desa Pasirlangu. Dua korban lainnya ditemukan di kampung Sukadami, Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang.
Namun begitu, situasi masih jauh dari kata selesai. Pencarian terus berlanjut karena 82 orang lainnya masih dinyatakan hilang. Longsor yang diduga dipicu hujan deras ini benar-benar meninggalkan duka yang dalam.
Artikel Terkait
IKA Unhas Salurkan Bantuan ke 436 Warga dan Pekerja Sosial di Kelurahan Panaikang
Presiden Prabowo Puji Qori Cilik dan Sambut Hangat Santri di Acara Nuzulul Quran
Atletico Madrid Hajar Tottenham 5-2 di Laga Dramatis Liga Champions
Jadwal Salat 21 Ramadan 1447 H di Medan, Imsak 05:09 WIB