Dini hari yang gelap itu tiba-tiba berubah menjadi malam yang mengerikan. Lereng Gunung Burangrang di Cisarua, Bandung Barat, ambrol diterjang tanah longsor pada Sabtu (24/1). Hujan yang mengguyur tanpa henti diduga menjadi pemicu utamanya.
Akibatnya sungguh parah. Menurut data BPBD Jawa Barat yang dikutip Antara, setidaknya 30 rumah terkena dampak. Satu di antaranya hancur berantakan. Yang lebih memilukan, bencana ini merenggut nyawa 10 orang. Sampai berita ini diturunkan, petugas gabungan masih berjuang mencari 82 warga lainnya yang dilaporkan hilang. Pencarian terus berlanjut di tengah kondisi yang sulit.
Di sisi lain, upaya evakuasi warga yang selamat sudah dilakukan dengan cepat. Sekitar 400 orang kini harus mengungsi, meninggalkan rumah mereka yang tak lagi aman. Mereka ditampung di sejumlah titik pengungsian yang telah disiapkan.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jabar, Bambang Imanudin, menjelaskan kesigapan timnya.
"Untuk penanganan korban, kami sudah menyiapkan sejumlah pos, mulai dari pos utama hingga pos lapangan. Pos lapangan berada di bawah, termasuk di posko Basarnas," ujarnya pada Sabtu lalu.
Artikel Terkait
Tim SAR Siap Lanjutkan Pencarian di Gunung Burangrang, Modifikasi Cuaca Digelar
Meninggal di Usia 26, Lula Lahfah Jadi Korban Silent Killer Henti Jantung
Tito Karnavian Buka Huntara di Agam, Desak Data Korban Segera Diselesaikan
Prabowo di Davos: Diplomasi Ekonomi dan Langkah Berani di Panggung Retak