Pesawat kepresidenan akhirnya mendarat di Lanud Halim Perdanakusuma, Sabtu (24/1) sore. Jarum jam menunjukkan pukul 17.33 WIB ketika Presiden Prabowo Subianto kembali ke tanah air, mengakhiri rangkaian lawatan dinasnya yang cukup padat.
Dia terlihat mengenakan peci hitam dan safari cokelat saat keluar dari pesawat. Cuaca sore itu terasa hangat, dan di tangga pesawat, Prabowo disambut oleh sejumlah pejabat tinggi negara. Ada Mensesneg Prasetyo Hadi, Kepala BIN Muhammad Herindra, Panglima TNI Jenderal Agus Subianto, hingga Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang sudah menunggu. Rizky Irmansyah, Kepala Sekretaris Pribadi, juga tampak hadir dalam penyambutan singkat itu.
Presiden sempat berbincang singkat dengan mereka. Obrolan itu berlangsung santai namun penuh perhatian, sebelum rombongan akhirnya meninggalkan landasan udara.
Perjalanan kali ini memang cukup panjang, membawanya ke tiga negara sekaligus: Inggris, Swiss, dan Prancis. Agenda utamanya beragam, mulai dari diplomasi bilateral hingga forum ekonomi dunia.
Di London, misalnya, Prabowo diterima oleh Raja Charles III. Pertemuan dengan Perdana Menteri Inggris yang baru, Keir Starmer, juga tak kalah penting. Intinya, kedua pihak sepakat untuk mengeratkan lagi kemitraan strategis yang sudah terjalin.
Lalu, suasana berubah drastis ke hawa dingin Pegunungan Alpen. Presiden terbang ke Davos, Swiss, untuk menghadiri World Economic Forum (WEF) 2026. Forum tahunan itu punya arti khusus tahun ini. Indonesia resmi bergabung dalam Board of Peace atau Dewan Perdamaian Dunia, sebuah inisiatif yang digagas Presiden AS Donald Trump.
Terakhir, Prancis. Di Paris, Emmanuel Macron menjadi tuan rumah yang hangat. Undangan dari Presiden Prancis itu dipenuhi dengan pembicaraan berisi, yang lagi-lagi menitikberatkan pada penguatan hubungan strategis kedua negara. Sebuah tema yang sepertinya menjadi benang merah dari seluruh perjalanan ini.
Kini, sepulang dari Eropa, tugas menanti di Jakarta.
Artikel Terkait
Gerindra Bantah Instruksikan Kader Miliki Dapur SPPG, Sebut Inisiatif Pribadi
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi Makan Bergizi Gratis, Pengusaha Swasta Jadi Orang Kepercayaan Mantan Wakil Kepala BGN
KPK Sita Rp200 Juta dan Mobil Mewah dalam Kasus Suap Audit BPK yang Seret Bupati Muara Enim
DPR Desak Kementerian Koperasi Rumuskan Indikator Keberhasilan Program Koperasi Desa Merah Putih