Setelah tujuh hari yang melelahkan, pencarian di Gunung Bulusaraung akhirnya mencapai titik akhir. Jumat lalu, dua korban terakhir dari jatuhnya pesawat ATR 42-500 berhasil ditemukan. Ini sekaligus menutup babak operasi penyelamatan di lokasi kejadian yang terpencil itu.
Medannya benar-benar berat. Cuaca di kawasan Pangkep, Sulawesi Selatan itu juga tak bisa ditebak, kadang cerah lalu tiba-tiba berkabut tebal. Namun begitu, tim gabungan yang dipimpin Letda Infanteri Sudirman dari Yonif 700/Wira Yudha Cakti terus bergerak. Mereka adalah gabungan dari TNI, Basarnas, dan warga setempat yang tak kenal lelah.
Mereka mengerahkan apa saja yang dimiliki, dari tenaga prajurit hingga alutsista, untuk menjangkau setiap sudut. Tujuannya satu: menemukan dan membawa pulang semua korban.
Artikel Terkait
Rekomendasi Wisata Kebun Binatang Keluarga di Makassar Saat Libur Lebaran 2026
Resep Nastar Lembut dan Tips Penyimpanan untuk Sajian Lebaran
BMKG Prakirakan Hujan Sepanjang Hari di Makassar dan Sebagian Besar Sulsel
KPK Tahan Bupati Rejang Lebong Terkait Dugaan Suap Proyek Ijon