Lalu, bagaimana dengan jalur alternatif? Sayangnya, tidak lebih baik. Sukarlan menyebut Jalan Irigasi yang biasa jadi jalur tikus tembus ke Cengkareng juga sudah kelewat padat.
Tinggi air sendiri, menurut Sukarlan, bisa mencapai sekitar 50 sentimeter di beberapa titik. Bahkan, setinggi lutut orang dewasa. Tidak heran, banyak kendaraan baik roda dua maupun empat yang akhirnya mogok dan teronggok di tengah jalan.
Banjir kali ini, seperti dijelaskan Sukarlan, dipicu kombinasi curah hujan yang tinggi dan luapan dari Kali Angke. Yang bikin frustrasi, genangan ini belum juga surut sejak sehari sebelumnya. Malah, sejak sekitar pukul 16.00 WIB kemarin, air justru terpantau semakin meninggi.
Di lapangan, aparat gabungan masih sibuk mengamankan lokasi dan mengatur lalu lintas yang kacau balau. Petugas Satpol PP juga terus berjaga di sekitar lokasi banjir.
Nah, buat kamu yang berencana melintas kawasan itu, pesannya jelas: cari jalan lain dulu. Hindari total Jalan Daan Mogot Raya hingga kondisi benar-benar pulih dan arus lalu lintas kembali bisa diandalkan.
Artikel Terkait
Gadis 11 Tahun Nekat Jalan Kaki 17 Km Sendirian di Malam Hari untuk Temui Nenek
Wali Kota Tangerang Alihkan Belajar ke Daring, Imbas Banjir yang Belum Surut
Tower Seluler Ambruk, Hantam Mobil Parkir di Sekolah Surabaya
Genangan Kalimalang Tewaskan Pengemudi Ojek Online di Cikarang