Anggaran bantuan sosial sebesar Rp 600 miliar sudah dipastikan oleh pemerintah. Ini adalah tahap awal untuk membantu warga di tiga provinsi Sumatera yang terdampak bencana. Menurut rencana, penyaluran akan dimulai secara bertahap pada akhir Januari 2025 mendatang.
Kepastian itu disampaikan langsung oleh Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul. Pengumuman ini keluar usai ia menandatangani nota kesepahaman dengan Menteri Koperasi, Jumat lalu.
Gus Ipul menegaskan, dana sebesar itu bersifat on call. Tujuannya jelas: memulihkan kondisi masyarakat pascabencana secepat mungkin.
"Nah dana yang sudah disiapkan, on call, itu sebesar Rp 600 miliar tahap pertama ini untuk tiga bantuan tadi. Cukup jelas ya," ujar Gus Ipul kepada para wartawan.
Lalu, bantuan apa saja yang akan diberikan? Rinciannya ada tiga jenis utama.
Pertama, Bantuan Isian Rumah senilai Rp 3 juta per keluarga. Angka ini bisa dipakai untuk membeli alat dapur atau perabotan pengganti yang hilang.
Kedua, ada Bantuan Pemulihan Ekonomi sebesar Rp 5 juta per keluarga. Bantuan ini diberikan sekali salur untuk membantu mereka bangkit kembali.
Terakhir, pemerintah menyediakan Jaminan Hidup atau Jadup. Besarannya Rp 450 ribu per orang per bulan, dan akan diberikan selama tiga bulan.
Artikel Terkait
Rp 9,1 Triliun Raib, Indonesia Darurat Penipuan Digital
Gus Ipul Minta Daerah Aktif Awasi Bansos, Data Dinamis Jadi Kunci
Wajah Jadi Kunci: Pemerintah Luncurkan Registrasi SIM dengan Verifikasi Biometrik
Hilang di Lereng Lawu, Pencarian Yasid Masih Mentok di Hari Kesembilan