Oleh: Ricardo Julio
Pemalang, TVRINews
Gelombang mudik Lebaran 2026 akhirnya mulai terasa. Sabtu (14/3/2026) siang tadi, ribuan kendaraan dari arah Jakarta sudah membanjiri jalur Trans Jawa, perlahan tapi pasti memasuki wilayah Jawa Tengah. Titik masuknya? Pintu Tol Pemalang.
Kalau dilihat dari datanya, peningkatannya cukup signifikan. Rata-rata, dalam satu shift delapan jam, ada sekitar 1.700 kendaraan yang melintas. Angka itu jelas lebih tinggi ketimbang hari-hari biasa. Tapi, jangan bayangkan kemacetan parah. Sampai saat ini, situasi di lapangan masih bisa dibilang lancar. Normal saja.
Menurut sejumlah saksi di lokasi, kendaraan yang masuk kebanyakan memang dari arah Barat Jakarta dan sekitarnya. Ini jadi penanda bahwa gelombang pertama pemudik, mereka yang memilih berangkat lebih awal, sudah mulai tiba di titik-titik krusial di Jawa Tengah.
“Hingga sore ini, kendaraan dari arah Barat (Jakarta) memang sudah banyak yang masuk. Rata-rata dalam satu shift delapan jam, ada sekitar 1.700 unit kendaraan yang melakukan transaksi di Pintu Tol Pemalang,”
kata seorang petugas pemantau yang sedang berjaga. Suaranya terdengar tenang, meski matanya terus awas memantau layar monitor.
Kelancaran ini bukan tanpa sebab. Gardu tol dioperasikan secara penuh, upaya optimalisasi yang nyata-nyata berpengaruh. Transaksi berjalan cepat, antrean pun tak sempat mengular. Namun begitu, kewaspadaan tetap dijaga. Petugas di lapangan sudah bersiap-siap menghadapi kemungkinan terburuk: lonjakan yang diprediksi bakal makin menjadi-jadi begitu malam tiba.
Koordinasi dengan kepolisian pun terus digencarkan. Tujuannya satu: mencegah penumpukan kendaraan sampai ke jalur utama tol.
Nah, buat para pemudik yang masih dalam perjalanan, ada pesan sederhana dari pengelola tol. Pastikan saldo e-toll kalian cukup sebelum sampai gerbang. Hal sepele, tapi kalau diabaikan bisa bikin rame sendiri dan menghambat yang lain. Dan yang tak kalah penting, waspadai titik lelah. Perjalanan jauh dari Jakarta ke Jawa Tengah itu melelahkan, butuh konsentrasi penuh. Jangan dipaksakan.
Untuk sekarang, arus masih terkendali. Tapi suasana mudik yang sesungguhnya, tinggal menunggu waktu.
Disunting oleh: Redaksi TVRINews
Artikel Terkait
Bandara APT Pranoto Samarinda Jajaki Kerja Sama dengan AirAsia untuk Buka Rute Baru
Kimmich Syok: PSG Hajar Bayern 5-4 di Semifinal Liga Champions
Haji 2026 Tetap Berjalan, Menteri Jamin Keamanan Jemaah di Tengah Ketegangan Timur Tengah
Talud TPU di Ambon Ambruk Diterjang Longsor, Sepuluh Kerangka Manusia Berserakan