“Bahkan Prabowo juga mau dilawan. Padahal rakyat butuh kerja nyata, bukan konflik politik baru,” lanjutnya.
Ada nada kecewa dalam ucapannya. Jhon menyebut perubahan drastis PSI terjadi setelah mereka terlalu lekat dengan keluarga mantan Presiden Jokowi. Identitasnya sebagai partai muda yang dinamis seakan menguap. “PSI jadi aneh sejak jadi budak anak-anak Jokowi,” ujarnya tanpa tedeng aling-aling.
Lebih memprihatinkan lagi, pengaruh partai ini di mata masyarakat disebutnya kian merosot. Gaungnya di tingkat akar rumput, klaim Jhon, bahkan kalah dari organisasi kemasyarakatan biasa di tingkat kabupaten. Sebuah ironi untuk partai yang selalu ingin tampil modern.
“Kalah dari ormas kabupaten. Ini ironi untuk partai yang mengklaim modern dan progresif,” tandas Jhon menutup kritiknya.
Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pengurus PSI mengenai serangkaian tuduhan tersebut. Kritik itu pun masih menggantung, menunggu klarifikasi.
Artikel Terkait
Tim SAR Berjuang di Tengah Hujan dan Lumpur Tebal Evakuasi Korban Longsor Bandung Barat
Pabrik Narkoba Sintetis di Kebon Jeruk Digerebek, Potensi Produksi 10 Kilogram
Guru Honorer yang Dulu Joget Dukung Prabowo-Gibran, Kini Galau Lihat Orang Lain Jadi ASN
Jenazah Terakhir Korban ATR 42-500 Diserahkan, Keluarga Berduka di Makassar