Di Davos, Swiss, Presiden Prabowo Subianto akhirnya menandatangani Piagam Dewan Perdamaian. Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Indonesia untuk bergabung dengan inisiatif yang digagas Presiden AS, Donald Trump, itu. Lantas, apa alasan di balik keputusan tersebut?
Menurut Prabowo, ini bukan sekadar soal keikutsertaan. Di tengah situasi yang pelik, ia melihat adanya sebuah peluang nyata. “Ini benar-benar peluang untuk mencapai perdamaian di Gaza,” ujarnya di Swiss, Kamis lalu.
Ia meyakini, lewat dewan yang diisi negara-negara yang punya niat baik, jalan menuju penyelesaian konflik Israel-Palestina bisa terbuka. “Siapa yang ingin perdamaian di situ, siapa yang ingin bantu rakyat Gaza, rakyat Palestina,” tutur Prabowo, merangkum semangat para anggota dewan.
Di sisi lain, Prabowo juga menyoroti kondisi di lapangan yang menurutnya mulai membaik. Penderitaan warga Gaza, katanya, sudah jauh berkurang. Gelombang bantuan kemanusiaan yang deras disebutnya telah memberikan efek yang signifikan.
Artikel Terkait
Pemkab Bone Waspadakan Penipuan Mengatasnamakan Wakil Bupati
IKA Unhas Salurkan Bantuan ke 436 Warga dan Pekerja Sosial di Kelurahan Panaikang
Presiden Prabowo Puji Qori Cilik dan Sambut Hangat Santri di Acara Nuzulul Quran
Atletico Madrid Hajar Tottenham 5-2 di Laga Dramatis Liga Champions