Kalau kamu perhatikan, lapangan padel di Jakarta tumbuh pesat banget. Kayak jamur di musim hujan! Olahraga yang mirip perpaduan tenis dan squash ini memang sedang digandrungi, menarik minat berbagai usia.
Nah, terkait fenomena itu, riset yang dilakukan pada Juli 2025 sempat memetakan jumlahnya di wilayah Jabodetabek. Hasilnya? Tercatat ada 95 lapangan yang sudah beroperasi. Dan siapa lagi juaranya kalau bukan Jakarta Selatan wilayah ini jadi pusatnya, paling subur ekosistem padelnya.
Yang lebih menarik, waktu riset itu dilakukan, ada 89 lapangan lagi yang berstatus coming soon. Jadi, bisa dibayangkan, menjelang akhir tahun jumlahnya pasti sudah melonjak jauh lebih banyak lagi.
Dengan seabrek pilihan yang ada, pasti kamu penasaran, lapangan mana sih yang paling oke? Kami tanya langsung ke beberapa pemain rutin. Ini cerita dan rekomendasi mereka.
Rekomendasi Lapangan Padel Favorit di Jakarta
Dari obrolan dengan para pemain, beberapa nama ini sering disebut. Mereka punya alasan sendiri-sendiri kenapa betah main di sana.
Padel Mezcal, Cilandak
Arimbi Cahyono (34) menjadikan tempat ini favoritnya. Menurut dia, fasilitasnya lengkap dan benar-benar mendukung kenyamanan bermain.
“Rental raket tersedia, ada open space buat nunggu yang asik, musala, dan lain-lain. Itu yang bikin betah,” katanya. Untuk Arimbi, kelengkapan itu hal utama.
Mr Padel, Cipete
Tempat ini juga masuk dalam list Arimbi. Alasan utamanya serupa: fasilitas dan kenyamanan lapangan.
“Karena area lapangannya nyaman, tidak panas dan fasilitas lainnya juga mumpuni,” ujarnya.
Pendapat senada datang dari Nadia Putri (28). Lapangan indoor-nya bikin pemain nggak gampang gerah. Lokasinya pun dinilai strategis untuk jadi titik kumpul.
“Lokasinya juga cukup strategis buat ketemuan bareng teman,” tambah Nadia.
The Good Padel, Cilandak
Masih dari rekomendasi Arimbi, The Good Padel di Cilandak juga layak dicoba. Fasilitas lengkap jadi nilai plus. Lapangannya indoor, jadi adem. Setelah main, bisa langsung bersih-bersih di kamar mandi yang disediakan, lalu lanjut nongkrong di kafenya.
“Ada toilet, cafe, tempat duduk untuk menunggu,” sebut Arimbi. Semuanya dalam satu area.
Seven Padel, Jagakarsa
Nadia juga menyukai Seven Padel di Jagakarsa. Ia apresiasi fasilitas yang disediakan, karena dirancang untuk kenyamanan pengunjung. Ruang ganti dan area santainya nyaman, jadi nunggu giliran main pun nggak jadi beban.
“Jadi nunggu giliran main juga nggak bosen,” katanya.
Homeground Padel, Kedoya
Farhan Alif (35) belakangan sering main di Homeground Padel, Kedoya. Suasana santai dan lapangan yang terawat jadi alasan utamanya. Akses mudah dan parkiran yang luas juga nilai tambah yang berarti.
“Suasananya santai dan nggak terlalu ramai, jadi mainnya lebih fokus tapi tetap fun,” ucap Farhan.
Gimana, ada yang jadi incaran buat dicoba? Selamat bermain!
Artikel Terkait
Sabina Altynbekova Ungkap Kunci Sukses: Pengorbanan Masa Muda untuk Karier dan Finansial
Ryo Matsumura Tinggalkan Persija, Ungkap Perpisahan Penuh Emosi di Media Sosial
FPF Siapkan Jose Mourinho Sebagai Pengganti Martinez di Timnas Portugal
Ruben Amorim Diproyeksikan Kembali ke Benfica Jelang Musim 2026-2027