MURIANETWORK.COM - Utusan Palestina untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Riyad Mansour, mendesak komunitas internasional untuk segera menghentikan langkah-langkah Israel yang dinilai memperluas kendali atas Tepi Barat. Seruan ini disampaikan di tengah keputusan kabinet keamanan Israel yang baru-baru ini menyetujui kebijakan yang mempermudah perampasan tanah Palestina, sebuah langkah yang dikritik keras sebagai pelanggaran hukum internasional.
Desakan Diplomatik di Markas PBB
Dalam konferensi pers di markas besar PBB di New York, Riyad Mansour tampil didampingi oleh sejumlah perwakilan dari negara-negara Arab dan mayoritas Muslim. Ia menegaskan bahwa Palestina sedang melakukan mobilisasi diplomatik secara intensif untuk melawan upaya yang disebutnya ilegal tersebut. Suasana di lokasi menunjukkan keseriusan dari pertemuan yang digelar untuk merespons perkembangan terbaru ini.
Mansour secara khusus meminta negara-negara berpengaruh untuk turun tangan. "Kami berharap dan mengharapkan bahwa mitra-mitra berpengaruh... (akan) menghentikan Israel dari pelanggaran hukum internasional dan kehendak seluruh komunitas bangsa-bangsa ini," ujarnya.
Dukungan Internasional yang Menguat
Beberapa hari sebelum konferensi pers itu, Mansour telah menyoroti gelombang dukungan internasional yang semakin nyata bagi perjuangan Palestina. Ia menekankan bahwa posisi Palestina dalam menghadapi pendudukan Israel tidaklah sendiri, melainkan didukung oleh sekutu yang luas.
Artikel Terkait
Arus Balik Lebaran 2026 Mulai Padat, Volume Kendaraan di Empat Gerbang Tol Naik 17%
Kenaikan Harga BBM Akibat Konflik Global Sepaket Jalanan Manila, Picu Darurat Energi
Persijap Jepara Uji Konsistensi di Markas Persik Kediri
Kominfo Apresiasi X dan Bigo Live Patuhi PP TUNAS, Batas Usia Dinaikkan