Suara jeritan minta tolong memecah kesunyian siang itu di Karangwuni, Kulon Progo. Sekitar pukul sepuluh pagi, Kamis lalu, seorang warga yang sedang beristirahat di rumahnya mendengar teriakan itu. Tak lama, segerombolan warga pun bergegas mencari sumber suara.
Menurut Iptu Sarjoko, Kasi Humas setempat, situasi yang mereka temui sungguh tak terduga.
"Saksi sedang istirahat di rumah, lalu mendengar ada orang minta tolong," jelas Sarjoko saat dikonfirmasi.
Di lokasi kejadian, para warga bukannya langsung menemukan korban. Mereka justru dihadang seorang pria kurus berusia sekitar 40 tahun. Pria itu, yang kemudian menghilang, malah berkata santai, "Nggak papa, cuma masalah pembagian uang tidak rata."
Namun begitu, keadaan sebenarnya jauh lebih mencekam. Tak lama setelah pertemuan singkat itu, korban yang berinisial IF (31) berhasil keluar dari rumah. Pemuda itu terlihat dalam kondisi mengenaskan: tangan terborgol, satu kaki diikat, dan mulutnya tertutup lakban yang sudah terbuka sebagian. Dari lehernya terlihat luka dan darah mengalir. Meski kakinya terikat, ia masih bisa berlari kecil meminta pertolongan.
Artikel Terkait
Target Pelunasan Biaya Haji 2026 Tembus, Kemenhaj Fokus pada Persiapan Layanan
Hidayat Nur Wahid Soroti Kuota Petugas Haji Mahasiswa dan Kartu Nusuk Jelang Haji 2026
Guru Honorer Menangis, Janji Dua Juta Rupiah yang Ternyata Hanya Fatamorgana
Dedi Mulyadi Gebrak Tambang dan Perumahan, 60% Pajak Galian untuk Warga