Prabowo Sambangi Downing Street untuk Kedua Kalinya
London kembali disambangi Presiden Prabowo Subianto. Selasa lalu, ia bertemu Perdana Menteri Inggris Keir Starmer di kantornya yang legendaris, 10 Downing Street. Pertemuan bilateral itu, seperti yang diharapkan, membahas berbagai kerja sama strategis yang menguntungkan kedua negara.
“Biarkan saya memulai dengan mengucapkan selamat datang kembali di Downing Street. Merupakan suatu kehormatan besar bagi kami untuk menerima Anda kembali dalam kunjungan kedua ini,” sapa Starmer membuka percakapan.
Ini memang bukan kali pertama Prabowo ke sana. Kunjungan sebelumnya terjadi pada November 2024, dengan tujuan yang serupa: mempererat hubungan Indonesia-Inggris.
Starmer terlihat antusias. Ia menyebut komitmen kemitraan strategis yang disepakati dalam pertemuan pertama mulai menunjukkan hasil. “Ini merupakan pertanda nyata bahwa hubungan antara kedua negara berkembang dengan cepat,” imbuhnya. Ia juga menyoroti rencana diskusi lebih lanjut, terutama soal kerja sama pendidikan.
Di sisi lain, Prabowo menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat pemerintah Inggris. Menurutnya, serangkaian pertemuan dalam dua hari terakhir berjalan sangat produktif.
Duduk Sama dengan Raja Charles Bahas Gajah
Agenda lain yang tak kalah menarik terjadi di Lancaster House, sehari setelah pertemuan dengan Starmer. Prabowo menghadiri Pertemuan Filantropi Konservasi Gajah Peusangan. Acara yang sudah berlangsung sejak pagi itu, puncaknya dihadiri oleh Prabowo dan Raja Inggris Charles III.
Sesampainya di lokasi, Presiden disambut oleh Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Lingkungan Hidup Hashim Djojohadikusumo dan Menteri Kesetaraan Inggris Seema Malhotra. Setelah menerima penghormatan dari jajar kehormatan, Prabowo menuju ruang tunggu sebelum akhirnya dipersilakan ke State Dining Room.
Di ruangan itulah kedua pemimpin bertemu secara singkat sebelum acara inti. Mereka mendapat penjelasan dari CEO Circular Bioeconomy Alliance Marc Palahi, lalu bergabung di Grand Hall untuk sesi penutup.
Kehadiran mereka bukan sekadar formalitas. Menurut keterangan resmi, ini adalah simbol dukungan politik dan moral yang kuat untuk upaya konservasi Gajah Sumatera. Program ini bertujuan menciptakan koridor satwa yang aman, mengurangi konflik dengan manusia, dan tentu saja, melindungi habitat yang tersisa. Pendekatannya pun melibatkan masyarakat lokal, bukan hanya sekadar jargon di atas kertas.
Teknologi, Kapal, dan Komitmen Baru
Kembali ke soal kemitraan strategis, Prabowo tampak serius memandang Inggris sebagai mitra kunci. “Kita memandang UK, Inggris sebagai sesuatu partner yang nanti bisa juga sangat berpartisipasi dalam ekonomi kita,” ujarnya di Lancaster House.
Alasannya jelas. Negeri Ratu Elizabeth itu punya teknologi dan kekuatan finansial yang digdaya, plus minat investasi yang besar ke Indonesia. “Jadi saya kira partnership ini akan sangat menguntungkan kedua belah pihak,” tambah Prabowo.
Kerja sama konkretnya meluas ke sektor maritim. Inggris berkomitmen mendukung Indonesia membangun sekitar 1.500 kapal ikan dan merevitalisasi desa-desa nelayan. “Ini sangat strategis bagi kita,” tegas Prabowo. Ia mengingatkan, tiga perempat wilayah Indonesia adalah laut, sementara konsumsi protein rakyatnya masih perlu ditingkatkan. Program ini diharapkan bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi dari sektor kelautan.
Gebrakan di Bidang Pendidikan: 10 Kampus dan Sekolah Rakyat
Tak cuma bisnis dan lingkungan, Prabowo juga punya agenda besar di bidang pendidikan. Dalam forum UK-Indonesia Education Roundtable, ia melontarkan undangan terbuka.
“Kita ingin mengajak kerja sama nanti,” katanya, mengajak universitas terkemuka Inggris untuk membantu mendirikan 10 universitas baru di Indonesia. Ia ingin standar pendidikan setinggi universitas terbaik Inggris diterapkan di sini, khususnya di bidang kedokteran, sains, dan teknologi.
Latar belakangnya mendesak. Indonesia disebut masih kekurangan sekitar 140 ribu dokter, sementara lulusan per tahunnya hanya sekitar 9 ribu. “Jadi, ini adalah sesuatu yang harus kami lakukan dengan rencana strategis,” ucapnya.
Selain soal kampus, Prabowo juga memamerkan program ‘Sekolah Rakyat’ atau sekolah berasrama untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu. Saat ini sudah 166 sekolah yang beroperasi. “Saya rasa ini satu-satunya cara untuk memutus... lingkaran kemiskinan,” paparnya.
Ada juga rencana sekolah berasrama untuk siswa berprestasi dan sekolah terpadu untuk kalangan menengah. Ditambah dengan program pengajaran digital jarak jauh, Prabowo berharap bisa mengejar ketertinggalan standar pendidikan. “Jadi semua sekolah di daerah terpencil akan memiliki akses ke guru-guru terbaik,” terangnya.
Bagi Prabowo, semua ini bermuara pada satu keyakinan. “Saya yakin bahwa pendidikan adalah kunci keberhasilan suatu bangsa.” Di abad ke-21 yang dikuasai ilmu pengetahuan dan teknologi ini, pendidikan baginya adalah instrumen utama mengatasi kemiskinan dan menciptakan keadilan.
Artikel Terkait
Makassar Wajibkan Jukir Miliki KTP Lokal, Sinergi dengan Camat dan Lurah Diperkuat
Tangis Haru Calon Siswa Sekolah Rakyat Pecah di Pundak Seskab Teddy
Polisi Tangkap Tiga Pelaku Pemerkosaan Remaja di Makassar, Salah Satunya Masih di Bawah Umur
Kuasa Hukum Nadiem Protes Percepatan Sidang Chromobook, Sebut Langgar Prinsip Persidangan Adil