Rasanya baru kemarin Ahmad Ali, sang Ketua Harian PSI, dengan santai berkomentar di sebuah podcast. Tapi sekarang? Wajahnya terlihat jelas berbeda. Ada kepanikan yang tiba-tiba muncul, memaksanya untuk segera memberikan klarifikasi atas ucapannya sendiri.
Intinya begini: dia sempat bilang bahwa Gibran Rakabuming Raka bisa jadi lawan yang serius buat Prabowo Subianto di Pilpres 2029. Tentu saja, dengan satu syarat: jika Prabowo tak menjadikan Gibran sebagai calon wakilnya. Pernyataan itu, yang kemudian ramai dikutip media, langsung memantik perbincangan panas.
Menurut Ali, posisi Gibran memang unik. Di tahun 2029 nanti, dia akan menjadi satu-satunya tokoh muda yang punya pengalaman strategis sebagai Wakil Presiden selama lima tahun penuh. Sebuah modal politik yang tak main-main.
Namun begitu, gelombang reaksi yang muncul rupanya tak terduga. Ali pun buru-buru ambil sikap, berusaha meluruskan maksudnya. Penampilannya dalam video klarifikasi itu justru menjadi bahan perhatian lain.
Sejumlah warganet di platform X tak ketinggalan memberi komentar. Salah satunya, akun @hideousrockstar, dengan nada menyindir.
"🤣🤣🤣
Kendooooorrrr.. Abis ditegor ya sepertinya? ðŸ¤
Paniknya berasa bgt, rambut ga rapi, ngomongnya sambil tengok².
Mungkin si grace bilang baru gabung udh recok aja. Pdhl kader lain lg pasang muka tebal demi puja² prabowo,"
Tak hanya itu, komentar pedas lain juga bertebaran. Seperti dari akun @lobaKaheureui yang hanya menulis singkat, "wkwkwkwkwk muter muter mengelak..".
Jadi, apa yang sebenarnya terjadi? Apakah ini sekadar miskomunikasi, atau ada dinamika internal yang lebih rumit? Yang jelas, pernyataan seorang petinggi partai tentang peta politik lima tahun mendatang selalu punya daya picu. Terutama ketika menyentuh figur-figur yang sedang berada di puncak.
Sekarang, bola ada di pihak Ahmad Ali dan PSI. Klarifikasi telah diberikan, meski tanggapan netizen sepertinya belum sepenuhnya percaya. Kita lihat saja bagaimana riak kecil ini akan berkembang, atau justru tenggelam oleh isu-isu politik lain yang pasti akan terus bermunculan.
Artikel Terkait
Mentan Amran: Capaian Pangan Nasional Tak Lepas dari Peran TNI, Stok Beras Capai Rekor 5,12 Juta Ton
KPK Soroti 27.969 Bidang Tanah di Sulsel Belum Bersertifikat, Rawan Konflik dan Korupsi
Warkop Dg Anas: Meja Kopi Sederhana yang Menjadi Titik Temu Para Legenda Makassar
Mahfud MD Sebut Video Ceramah Jusuf Kalla di UGM Dimutilasi untuk Adu Domba Umat Beragama