Putusan Komisi Informasi Publik yang menyatakan ijazah Jokowi sebagai informasi terbuka akhirnya mendapat tanggapan dari Mahfud MD. Mantan Menko Polhukam itu punya pandangan sendiri soal urutan kejadian yang seharusnya.
Menurut Mahfud, penentuan status keterbukaan ijazah Presiden ke-7 RI itu mestinya sudah dilakukan lebih dulu. Lebih tepatnya, sebelum nama Roy Suryo dan kawan-kawannya masuk dalam daftar tersangka.
"Harus di-clear-kan masalah pokoknya: ijazah asli atau palsu. Sebelum hakim menyimpulkan adanya pihak yang menyebarkan berita bohong, keaslian ijazah harus dibuktikan dulu," tegas Mahfud dalam podcast Terus Terang, Selasa (20/1/2026).
Dia bilang, keabsahan dokumen itu harusnya dibuktikan di pengadilan terlebih dahulu. Baru setelah itu, para tersangka bisa dipertimbangkan untuk dijatuhi hukuman.
Di sisi lain, Mahfud menekankan peran hakim dalam perkara ini sangat krusial. Hakim lah yang punya wewenang penuh untuk menilai.
Artikel Terkait
Kisah Buzzer Rp 600 Juta untuk Penyelamat Harvey Moeis Terungkap di Sidang
Kotak Hitam Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung Akhirnya Ditemukan
Prabowo Kembali ke Downing Street, Bahas Lanjut Kemitraan dengan PM Starmer
200 Triliun untuk UMKM, Kok Malah Ngendon di Pasar Modal?