Vidi Aldiano Meninggal Dunia Setelah Perjuangan Panjang Melawan Kanker Ginjal

- Minggu, 08 Maret 2026 | 12:30 WIB
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Setelah Perjuangan Panjang Melawan Kanker Ginjal

Jakarta - Kabar meninggalnya Vidi Aldiano, Sabtu (7/3) sore, sontak membuat dunia hiburan Indonesia berduka. Banyak yang terkejut, tak terkecuali Armand Maulana. Vokalis Gigi itu mengaku pertama kali mendengar kabar duka itu lewat pesan singkat di grup WhatsApp, tepat sebelum waktu Maghrib tiba.

Rasa tak percaya membuatnya segera mengambil telepon. “Saya telepon manajernya untuk konfirmasi, dan ternyata benar,” ujar Armand.

Begitu mendapat kepastian, ia langsung bergegas ke rumah duka di kawasan Cipete, Jakarta Selatan.

Meski kaget, Armand dan beberapa rekan musisi sebenarnya sudah lama mengetahui perjuangan Vidi melawan penyakitnya. Di rumah duka, ia sempat mengikuti salat jenazah pertama yang dihadiri keluarga inti. Hadir pula Habib Jafar yang memimpin doa dan memberikan tausiyah.

“Alhamdulillah. Tadi beliau juga menyampaikan tausiyah yang sangat baik, sangat menguatkan keluarga,” kenang Armand.

Ia punya keyakinan tersendiri. Meninggalnya Vidi di hari Jumat, menurutnya, bisa jadi pertanda baik. “Insya Allah, ini pertanda baik untuk almarhum,” katanya. Saat memberikan penghormatan terakhir, Armand memperhatikan wajah sahabatnya itu. “Wajahnya terlihat tenang, seperti tersenyum,” ucapnya.

Vidi Aldiano mengembuskan napas terakhir pukul 16.33 WIB. Kabar ini disampaikan langsung oleh sang ayah, Harry Kiss. Perjalanan panjangnya melawan kanker ginjal memang sudah dimulai sejak 2019. Awalnya, penyakit itu terdeteksi dari tekanan darah tinggi yang tak wajar. Vidi lantas menjalani operasi pengangkatan ginjal di Singapura.

Kondisinya yang terus menurun dalam beberapa bulan terakhir memaksanya untuk rehat dari keriuhan dunia hiburan. Ia memilih fokus penuh pada pemulihan.

Untuk prosesi perpisahan terakhir, jenazah Vidi Aldiano rencananya akan dimakamkan hari ini, Minggu (8/3). Sebelumnya, akan diselenggarakan salat jenazah pukul 08.00 WIB di masjid dekat rumah duka di Cilandak. Setelah itu, prosesi akan dilanjutkan ke Taman Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Blok AA1 Blad 174, Kebayoran Lama. Pemakaman ditargetkan pukul 09.00 WIB.

(ELG)

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar