Modus Palsu Catut Nama Pejabat Polda, Katering Yogya Nyaris Terkecoh

- Rabu, 21 Januari 2026 | 16:30 WIB
Modus Palsu Catut Nama Pejabat Polda, Katering Yogya Nyaris Terkecoh

Belakangan ini, sejumlah pelaku usaha katering di Yogyakarta dibuat resah. Modusnya klasik tapi tetap mengena: penipuan order fiktif. Yang bikin geram, pelaku berani mencatut nama pejabat Polda DIY, AKBP Soegihartono, yang menjabat sebagai Kabag Bekum Rolog.

Di media sosial, kabar ini ramai dibahas. Ternyata, tak cuma satu atau dua katering yang dapat "orderan" mencurigakan itu. Beberapa di antaranya nyaris saja terkecoh.

Menyikapi hal ini, AKBP Soegihartono sendiri langsung angkat bicara. Ia memberikan klarifikasi tegas melalui video yang diunggah Humas Polda DIY.

“Akan kami jelaskan terkait beberapa pesanan ke katering-katering di Yogyakarta yang mengatasnamakan saya, hal tersebut tidak benar,” tegas Soegihartono, Rabu (21/1).
“Saya pastikan, selaku pribadi maupun mewakili Polda DIY, kami sama sekali tidak pernah melakukan pemesanan ke katering-katering di Yogyakarta.”

Pernyataannya jelas. Tak ada pesanan, baik dari dirinya pribadi maupun institusi yang ia wakili.

Pelaku Diburu, Katering Selamat karena Konfirmasi

Lalu, bagaimana tindak lanjutnya? Kasubdit Penmas Polda DIY, AKBP Verena SW, menyebutkan bahwa laporan sudah diterima. Saat ini, Ditreskrimsus Polda DIY sedang mengusut tuntas kasus ini untuk memburu si pelaku penipu.

“Masih lidik (penyelidikan). Pak Soegi (Soegihartono) yang melapor,” kata Verena.

Untungnya, menurut Verena, tidak ada katering yang benar-benar sampai memproduksi pesanan. Kok bisa? Rupanya, mereka punya kecurigaan. Sebelum memulai masak, mereka lebih dulu melakukan konfirmasi ke pihak Polda DIY. Langkah cerdas itu yang menyelamatkan mereka dari kerugian.

“Kalau yang saya monitor dari Pak Soegi, pihak katering yang mendapat pesanan itu melakukan konfirmasi melalui orang yang mereka kenal ke Pak Soegi, dan ternyata tidak benar. Jadi belum sampai dibuatkan pesanannya,” jelasnya.

Hingga detik ini, situasinya masih berkembang. Verena menambahkan, pihak katering yang ditarget penipu juga belum ada yang melapor secara resmi ke Polda DIY. Tapi penyelidikan untuk mengungkap dalang di balik modus usang ini terus digenjot.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar