Rasanya baru kemarin kita mendengar berita serupa, dan kini dua kepala daerah lagi terjaring operasi tangkap tangan KPK. Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, tak bisa menyembunyikan rasa prihatinnya.
"Tentunya kita prihatin," ujarnya di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa lalu.
"Kembali terjadi OTT yang melibatkan kepala daerah."
Baginya, peristiwa ini seperti alarm yang berbunyi nyaring. Isinya jelas: persoalan korupsi belum usai, masih menjadi pekerjaan rumah yang menumpuk di meja kita semua. Prasetyo lantas mengingatkan bahwa Presiden Prabowo Subianto pun tak henti-hentinya menekankan hal yang sama.
Artikel Terkait
Demokrat Laporkan Empat Akun Media Sosial ke Polda Metro, Tuding Sebar Hoaks Ijazah Palsu Terkait SBY
Bupati Pati Tersangka KPK: Saya Dikorbankan, Katanya
KPK Jerat Bupati Pati dalam Kasus Proyek Kereta Rp143 Miliar
Gaji Sopir MBG Lebih Tinggi, Guru Honorer: Miris Hati Saya