Rasanya baru kemarin kita mendengar berita serupa, dan kini dua kepala daerah lagi terjaring operasi tangkap tangan KPK. Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, tak bisa menyembunyikan rasa prihatinnya.
"Tentunya kita prihatin," ujarnya di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa lalu.
"Kembali terjadi OTT yang melibatkan kepala daerah."
Baginya, peristiwa ini seperti alarm yang berbunyi nyaring. Isinya jelas: persoalan korupsi belum usai, masih menjadi pekerjaan rumah yang menumpuk di meja kita semua. Prasetyo lantas mengingatkan bahwa Presiden Prabowo Subianto pun tak henti-hentinya menekankan hal yang sama.
"Itu membuktikan bahwa betul-betul masalah korupsi ini masih menjadi pekerjaan rumah yang harus kita perangi bersama," tegasnya.
"Berkali-kali dalam berbagai forum, Bapak Presiden terus mengingatkan hal tersebut."
Kedua pejabat yang tersangkut adalah Wali Kota Madiun, Maidi, dan Bupati Pati, Sudewo. Kasusnya berbeda, tapi polanya mirip: penyalahgunaan wewenang.
Maidi diduga terlibat suap terkait proyek dan dana CSR. Sementara itu, di Pati, Sudewo dikabarkan terjerat kasus pemerasan seputar pengisian jabatan di tingkat desa. Dua kasus ini, meski terpisah, seolah menunjukkan betapa akar masalahnya masih sama.
Artikel Terkait
Remaja 18 Tahun Tewas dalam Tabrakan Truk dan Motor di Poros Maros-Pangkep
Polri-FBI Bongkar Sindikat Phishing Global, Kerugian Capai Rp350 Miliar
Pelaku Tabrak Lari Tewaskan Pengacara di Cianjur Ditangkap di Bogor
Chelsea Pecat Liam Rosenior Usai Hanya Tiga Bulan Melatih