Rasanya baru kemarin kita mendengar berita serupa, dan kini dua kepala daerah lagi terjaring operasi tangkap tangan KPK. Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, tak bisa menyembunyikan rasa prihatinnya.
"Tentunya kita prihatin," ujarnya di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa lalu.
"Kembali terjadi OTT yang melibatkan kepala daerah."
Baginya, peristiwa ini seperti alarm yang berbunyi nyaring. Isinya jelas: persoalan korupsi belum usai, masih menjadi pekerjaan rumah yang menumpuk di meja kita semua. Prasetyo lantas mengingatkan bahwa Presiden Prabowo Subianto pun tak henti-hentinya menekankan hal yang sama.
Artikel Terkait
Kepala Desa Sragen Mandi di Kubangan Jalan Rusak, Aksi Spontan yang Jadi Protes
Tim SAR Taklukkan Tebing dan Kabut, Evakuasi Korban Kedua dari Reruntuhan Pesawat
Ingatan Mei 1998 Diuji di Meja Hijau, Menteri Digugat Atas Penyangkalan
Wali Kota Madiun Dijerat KPK, Dugaan Pungli dan Gratifikasi Tembus Rp 2,25 Miliar