KPK Hadang Islah Bahrawi: Bola Liar Langsung Dibuang
Suaranya baru saja menggema di podcast Akbar Faizal Uncensored. Islah Bahrawi, atau yang akrab disapa Cak Islah, dengan lantang menduga keterlibatan Jokowi dalam kasus kuota haji. Tanggapannya? Cepat sekali. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, seolah langsung membantah narasi itu. Ia menegaskan bahwa kasus yang telah menjerat mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas itu tak menyentuh sosok mantan presiden tersebut.
Menariknya, bukan cuma Cak Islah yang bersuara. Gus Yaqut sendiri belakangan angkat bicara di sebuah podcast. Ia berusaha menjelaskan posisinya. Menurutnya, dirinya bahkan tidak hadir saat Pemerintah Arab Saudi menawarkan tambahan kuota haji ke Indonesia. Saat momen krusial itu, yang mendampingi Jokowi justru Erick Thohir, Dino Ariotedjo, Pratikno, dan Pramono Anung.
"Kalau saya berada di situ, maka saya akan menolak tambahan kuota haji yang 20 ribu itu," ujar Gus Yaqut.
Alasannya sederhana: pengelolaan. Tambahan 8 ribu kuota sebelumnya saja sudah sulit. Apalagi 20 ribu. "Tempatnya sudah tak ada. Tingkat jamaah yang meninggal bertambah," katanya. Intinya, ia klaim tak punya kepentingan atas kuota tambahan sebesar itu.
Artikel Terkait
Masjid Istiqlal Houston Jadi Pusat Ukhuwah bagi Muslim Multikultural di Ramadan
Analisis CSIS: Operasi Militer AS di Iran Habiskan Rp62,6 Triliun dalam 100 Jam Pertama
Valverde Cetak Gol Telat, Real Madrid Taklukkan Celta Vigo 2-1
Valverde Selamatkan Real Madrid dengan Gol Dramatis di Menit Akhir