Dari Istana Kepresidenan, kabar duka kembali disampaikan. Kali ini menyusul insiden nahas pesawat ATR 42-500 di lereng Gunung Bulusaraung, Pangkep, Sulawesi Selatan. Pesawat yang sempat hilang kontak itu akhirnya ditemukan jatuh pada Sabtu siang (17/1).
Menurut informasi, pesawat bermerk ATR itu adalah milik maskapai IAT yang disewa oleh KKP. Saat kejadian, ada sepuluh kru dan tiga penumpang di dalamnya. Hingga kini, proses pencarian masih berlangsung. Tim gabungan telah menemukan dua jenazah, seorang pria dan seorang perempuan yang diidentifikasi sebagai pramugari bernama Florencia Lolita.
Mensesneg Prasetyo Hadi menyampaikan pernyataan resmi pemerintah dari Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (20/1).
"Sebagai sesama anak bangsa, kita turut berduka cita sedalam-dalamnya atas terjadinya musibah kecelakaan yang dialami pesawat ATR 42-500," ujarnya.
Rupanya, rasa duka itu tidak hanya untuk satu musibah. Istana juga menyampaikan keprihatinan atas serangkaian bencana alam yang melanda beberapa daerah akhir-akhir ini. Banjir dan tanah longsor, misalnya, yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
"Dan beberapa musibah di beberapa wilayah di tanah air, banjir, longsor dan bencana yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat," tambah Prasetyo.
Harapannya, kata dia, semua cobaan ini bisa segera terlewati. "Semoga musibah ini bisa segera kita lewati dan aktivitas saudara-saudara kita kembali pulih seperti sediakala," tuturnya.
Kembali ke insiden pesawat, diketahui tiga penumpangnya adalah ASN KKP: Ferry Irawan, Deden Mulyana, dan Yoga Naufal. Mereka sedang dalam tugas pengawasan udara ketika musibah terjadi.
Sementara itu, di lokasi kejadian, suasana masih tegang. Tim SAR bersama petugas gabungan terus bekerja. Fokus mereka kini dua hal: menemukan jenazah korban yang masih hilang dan mencari kotak hitam pesawat yang krusial untuk penyelidikan.
Artikel Terkait
KPK Serahkan Rekomendasi Perbaikan Tata Kelola Partai Politik ke Presiden dan DPR
Menkeu Yakin IHSG Tembus 10.000 Tahun Ini Meski Sempat Ambruk Jadi yang Terburuk se-Asia
Bayi 5 Bulan Tewas dalam Kecelakaan di Manado, Pengemudi Ditetapkan Tersangka
Andi Taletting Langi Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua IKA Politik Unhas Periode 2026-2030