MURIANETWORK.COM – Keyakinan bahwa tak ada yang selamat dari reruntuhan pesawat ATR 42-500 di Maros, Sulawesi Selatan, disampaikan langsung oleh Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI M Syafi'i. Meski begitu, di tengah realitas yang suram, harapan untuk sebuah keajaiban tak sepenuhnya padam.
"Tidak ada," ujar Syafi'i tegas, saat ditemui di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (20/1/2026).
Namun begitu, nada bicaranya lantas berubah. "Kita masih tetap mengharapkan ada mukjizat. Ada korban yang bisa kita selamatkan dalam kondisi hidup," tambahnya.
Dia punya alasan untuk tetap berharap. Menurutnya, sejarah mencatat kejadian serupa. Pernah ada pesawat yang mengalami kecelakaan hebat, kondisi fisik pesawatnya hancur berantakan, mirip dengan apa yang dialami ATR 42-500 ini. Tapi siapa sangka, ternyata ada penumpang yang berhasil bertahan hidup.
Artikel Terkait
Prabowo Pimpin Rapat dari London, 28 Izin Perusahaan Dicabut Usai Bencana
Pemerintah Cabut Izin 28 Perusahaan di Sumatera Terkait Pelanggaran Serius
Kim Sejeong Berubah Total di Todays Webtoon, Kisah Bangkit dari Cedera ke Dunia Kreatif
Amplop Gaji Pertama: Senyum Sumringah Karyawan MBG dan Getirnya Guru Honorer