"Waktu itu sampai kita terbangkan pesawat tiga kali, supaya awan-awannya bergeser," tambah Pram menegaskan.
Dananya dari APBD 2026
Lalu, bagaimana soal anggaran? Mantan Sekretaris Kabinet di era Jokowi ini menerangkan, dana untuk operasi tersebut sudah disiapkan. Sumbernya dari APBD tahun 2026.
Namun begitu, tindakan ini bukan asal terbang. Pemerintah provinsi selalu berkoordinasi dan mengacu pada data ilmiah dari BMKG sebelum memutuskan untuk melakukan modifikasi cuaca. "Anggarannya sudah dimasukkan di APBD 2026. Kami selalu pakai data BMKG untuk hal-hal seperti ini," jelas Pram.
Artikel Terkait
Tragis di Perlintasan Sinaksak, Pelajar SMK Tewas Tertabrak Kereta
Ketika Negara Mengintip Kamar Tidur: Dilema KUHP Baru dan Perkawinan yang Dipidanakan
Dominasi NVIDIA di Pasar AI Tiongkok Diprediksi Rontok ke 8% pada 2026
Demokrasi di Balik Layar: Ketika Oligarki Mengatur Panggung Politik Indonesia