MURIANETWORK.COM – Laporan polisi kembali menjerat nama Timothy Ronald dan Kalimasada. Dua figur di balik Akademi Crypto itu dilaporkan seorang perempuan bernama Agnes Stefani (25) dengan tuduhan penipuan trading. Kerugiannya? Fantastis, mencapai angka satu miliar rupiah.
Agnes mendatangi Polda Metro Jaya pada Senin lalu, tepatnya tanggal 19 Januari 2026. Ia tak sendirian; kuasa hukumnya, Jajang, mendampingi sepanjang proses. Laporan itu pun resmi tercatat dengan nomor register STTLP/B/483/1/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA.
Di depan kerumunan wartawan, Jajang menjelaskan posisi kliennya.
"Kami, tim kuasa hukum bersama para korban, kembali melaporkan dua orang ini, yaitu TR dan saudara K," ucap Jajang.
Ia menegaskan, kerugian miliaran rupiah itu ditanggung oleh Agnes seorang diri. "Untuk laporan hari ini, nilai kerugian pelapor lebih dari Rp1 M. Satu orang ini," jelasnya.
Menurut pengakuan Agnes, dunia kripto sudah ia geluti selama lima tahun. Awal mula pertemuannya dengan Timothy justru lewat media sosial Instagram. Semuanya terlihat menjanjikan di awal.
"Tapi di tahun 2023 sampai 2024, setelah saya ikut bersama teman, kenyataannya nggak sesuai janji mereka," kisah Agnes. "Banyak kasus, termasuk kami yang coba komplain, malah dikeluarkan dari grup atau fitur chat-nya dimatikan begitu saja."
Ia mengaku sempat tergiur dengan penawaran-penawaran yang digemborkan Timothy. Sayangnya, janji tinggal janji. Realitanya jauh panggang dari api.
"Ya, semua pasti menawarkan hal yang baik, kan? Tapi kenyataannya beda. Mereka sebut win rate-nya tinggi, puluhan persen. Nyatanya? Tidak seperti itu," tandasnya dengan nada kecewa.
Dalam laporan polisi ini, Timothy Ronald dan Kalimasada dijerat dengan beberapa pasal berat. Di antaranya UU ITE, UU Transfer Dana, hingga KUHP terkait penipuan. Kompleks sekali pasal-pasal yang disiapkan, menunjukkan betapa seriusnya dugaan ini.
Artikel Terkait
Pelaku Tabrak Lari Tewaskan Pengacara di Cianjur Ditangkap di Bogor
Chelsea Pecat Liam Rosenior Usai Hanya Tiga Bulan Melatih
Guru Besar Unhan Tegaskan Modernisasi Pertahanan Indonesia Sudah Jadi Kebutuhan Mutlak
PSM Makassar Bertekad Bangkit Hadapi Persik di Laga Krusial