Deklarasi Partai Gerakan Rakyat: Sutoyo Abadi Soroti Politik Rasa dan Peta Dukungan untuk Anies
Organisasi massa pendukung Anies Baswedan, Gerakan Rakyat, resmi berubah wujud. Lewat Rakernas I di Jakarta pada 18 Januari 2026, mereka mendeklarasikan diri sebagai partai politik dengan nama Partai Gerakan Rakyat. Sahrin Hamid pun ditetapkan memimpin partai baru ini untuk lima tahun ke depan.
Merespons langkah itu, Sutoyo Abadi dari Merah Putih mengucapkan selamat. Namun, di balik ucapan selamatnya, terselip harapan dan analisis politik yang cukup tajam.
Ia lalu menyelipkan semacam ‘peringatan’ berdasarkan pengalaman tim sukses di lapangan. Menurutnya, mereka yang punya kepekaan tinggi terhadap psikologi massa paham betul kondisi politik Indonesia yang masih hidup dan nyata.
Bagi Sutoyo, pilihan rakyat seringkali tidak jatuh pada pemimpin yang cerdas, pidatonya rapi, atau visinya paling masuk akal. Justru sebaliknya.
Ia melanjutkan, politik pencitraan seperti blusukan, memanggul beras, atau tampil sederhana menjadi senjata ampuh. Semuanya dipermak dengan rasa dan kesan, bukan kekaguman, melainkan belas kasihan.
Artikel Terkait
Wali Kota Madiun Diperiksa KPK, Ratusan Juta Disita dari OTT
Prabowo dan London: Kisah Rumah Kedua yang Menjadi Diplomasi
Gaji Guru Kalah dari Tukang Cuci Piring: Prioritas Negara yang Tumpul
Depresi Usai Dipalak Miliaran, Ibu Rumah Tangga Loncat dari Kapal Feri