Perubahan yang dialami siswa Sekolah Rakyat benar-benar drastis. Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono, tak bisa menyembunyikan rasa apresiasinya. Menurutnya, hasil yang menggembirakan ini adalah buah dari kerja keras semua pihak dari kepala sekolah, para guru, hingga tenaga kependidikan selama satu semester penuh membina dan mengajar.
“Saya mengucapkan penghormatan setinggi-tingginya, tentunya bersama Pak Menteri, kepada seluruh kepala sekolah, kepada seluruh guru, tendik dan lain-lain, yang telah mencetak anak-anak sekolah rakyat menjadi anak-anak yang hebat,”
Ucap Agus Jabo dalam Rapat Koordinasi daring dengan kepala Sekolah Rakyat, Senin lalu. Dia mendampingi langsung Menteri Sosial Saifullah Yusuf di Kantor Kemensos, Jakarta.
Agus Jabo mencontohkan, kepercayaan diri para siswa itu melonjak. Bahkan, beberapa dari mereka berani tampil di depan Presiden Prabowo Subianto saat acara peluncuran Sekolah Rakyat di Banjarbaru beberapa waktu yang lalu. Itu pencapaian yang tidak main-main.
Namun begitu, dia mengingatkan bahwa Sekolah Rakyat punya karakter khusus. Ini bukan sekolah reguler biasa. Tujuannya jelas: memutus mata rantai kemiskinan dan menyediakan pendidikan gratis berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin, bahkan miskin ekstrem.
“Presiden membangun Sekolah Rakyat itu dalam rangka memutus transmisi kemiskinan. Dengan karakteristik Sekolah Rakyat seperti itu ada kekhususan yang terus perlu kita persiapkan agar anak-anak ini setelah lulus, terutama lulus SMA betul-betul bisa menggraduasi keluarganya,”
tegasnya.
Maka, sinergi dan kolaborasi yang kuat antara sekolah, Kemensos, dan pihak terkait lainnya mutlak diperlukan. Keberhasilan program ini sangat bergantung pada proses pembinaan yang tepat. Tahun ini sendiri, tantangan akan makin besar. Sekolah Rakyat diproyeksikan menerima tambahan sekitar 30 ribu lebih siswa baru.
Artikel Terkait
Detak Hati di Lereng Bulusaraung: Saat Tim SAR Menemukan Korban Kedua di Dahan Pohon
Kiai-Kiai Cirebon Desak PBNU: Pecat Kader Tersangka Korupsi Sekarang Juga
Wali Kota Madiun Tiba di KPK Usai OTT, Diduga Terkait Fee Proyek dan CSR
Wali Kota Madiun Diamankan KPK, Tegaskan Komitmen Membangun di Depan Wartawan