Pernikahan di Jogja Menyusut, Kesiapan Finansial Jadi Penghalang Utama

- Senin, 19 Januari 2026 | 17:18 WIB
Pernikahan di Jogja Menyusut, Kesiapan Finansial Jadi Penghalang Utama

Perlu diingat, data ini spesifik mencatat pernikahan yang tercatat di KUA, alias untuk pasangan muslim. Jadi, gambaran utuhnya mungkin sedikit berbeda.

Di sisi lain, ada cerita dari warga yang mungkin mewakili fenomena ini. Andika (28) dan Haris (25), misalnya. Keduanya mengaku belum punya rencana ke pelaminan dalam waktu dekat.

"Perlu menunggu mapan secara ekonomi, tapi ini sambil mempersiapkan," kata Andika. Alasannya klasik, tapi nyata.

Haris punya alasan serupa, meski dengan penekanan berbeda. "Masih ingin fokus pada karir terlebih dahulu," ungkapnya.

Jadi, selain data statistik yang dingin, ada pertimbangan-pertimbangan personal yang hangat di baliknya. Kesiapan finansial dan karir sepertinya masih jadi faktor penentu utama bagi banyak anak muda di Jogja dan mungkin di mana saja untuk melangkah ke jenjang pernikahan.


Halaman:

Komentar