Senin (19/1) pagi di Madiun, Jawa Timur, suasana biasa tiba-tiba berubah. Tim dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bergerak cepat melakukan operasi tangkap tangan. Operasi ini, yang biasa disebut OTT, berhasil menjaring sejumlah pihak. Dan yang mengejutkan, salah satu nama yang diamankan adalah Wali Kota Madiun, Maidi.
“Benar, hari ini Senin (19/1), tim sedang ada kegiatan penyelidikan tertutup, dengan mengamankan sejumlah 15 orang, di wilayah Madiun, Jawa Timur,”
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi hal itu lewat keterangan resminya.
“Selanjutnya 9 orang di antaranya dibawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Salah satunya Wali Kota Madiun,”
Lanjut Budi.
Dugaan sementara, operasi ini berkaitan dengan praktik tak sedap seputar fee proyek dan dana CSR di daerah tersebut. Menurut sejumlah informasi yang beredar, modusnya sudah berjalan cukup lama. Namun begitu, KPK tentu masih mendalami semuanya.
Nah, soal status hukum para tersangka, KPK punya tenggat waktu. Merujuk pada UU KUHAP, mereka punya waktu satu kali 24 jam sejak penangkapan untuk menentukan langkah selanjutnya. Apakah akan ditahan, ditetapkan sebagai tersangka, atau bagaimana. Prosesnya masih berjalan, dan kita tunggu saja perkembangan lebih lanjut dari penyidik.
Artikel Terkait
Pemerintah Realokasi 58% Dana Desa untuk Koperasi, Proyek Infrastruktur di Sejumlah Desa Tertunda
Boiyen Resmi Gugat Cerai Suami, Akui Hanya Tiga Minggu Jalani Rumah Tangga
Mahfud MD Ungkap Lawakan Rakyat Jelang Lengser Soeharto: Petani Minta Jangan Dikenal Sebagai Penolong Presiden
Pallu Kaloa, Hidangan Khas Sulawesi Selatan dengan Kuah Kluwek Hitam yang Kaya Rempah