Wamen Sosial: Sekolah Rakyat Harus Cetak Lulusan Tangguh Hadapi Zaman

- Sabtu, 31 Januari 2026 | 21:50 WIB
Wamen Sosial: Sekolah Rakyat Harus Cetak Lulusan Tangguh Hadapi Zaman

Dalam sebuah pertemuan yang dihadiri 166 kepala Sekolah Rakyat, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono punya pesan penting. Ia mendorong para pemimpin sekolah itu untuk benar-benar mempersiapkan anak didiknya menghadapi dunia yang terus berubah. Menurutnya, kemampuan beradaptasi adalah kunci. Hanya dengan begitu, lulusan Sekolah Rakyat punya peluang memutus lingkaran kemiskinan, entah itu dengan bekerja atau melanjutkan kuliah.

"Kita harus mempersiapkan anak-anak kita bahwa zaman selalu berubah, selalu berkembang," tegas Agus Jabo.

"Sekolah Rakyat harus bisa mengasesmen perkembangan zaman sehingga kita bisa mempersiapkan betul apa yang bisa kita ketahui untuk anak-anak," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterbitkan Sabtu (31/1/2026).

Di sisi lain, ia tak menampik bahwa tantangan yang dihadapi para guru dan kepala sekolah cukup berat. Latar belakang siswa Sekolah Rakyat yang beragam menuntut pendekatan yang berbeda. Pola pendidikan yang biasa saja tampaknya tak lagi cukup.

"Harus ada bentuk baru, pola baru yang berkualitas, plus plus, yang berbeda dari sekolah reguler," jelasnya.

"Siswa kita didik untuk betul-betul siap ketika mereka lulus dari Sekolah Menengah Atas," imbuh Agus Jabo.

Meski begitu, ia memberikan apresiasi setinggi-tingginya. Para pendidik ini, dalam pandangannya, adalah pilar utama dalam upaya memerangi kemiskinan lewat pendidikan. Namun begitu, ia mengingatkan agar semua pihak tidak cepat berpuas diri. Situasi ke depan dipastikan makin kompleks.

"Penghormatan setinggi-tingginya dari saya kepada kepala sekolah, para tenaga pendidik, para guru. Tetapi kita tidak boleh puas diri, karena dunia makin lama makin berat," tambahnya.

Agus Jabo punya keyakinan. Siswa yang unggul nantinya akan tumbuh menjadi pribadi tangguh. Mereka bisa mengangkat derajat diri dan keluarganya, sekaligus memutus rantai kemiskinan yang mungkin telah berlangsung lama. Karena itulah, pengelolaan Sekolah Rakyat harus dilakukan dengan sungguh-sungguh, semaksimal mungkin.

Sebagai langkah konkret, ia mengimbau agar sekolah-sekolah bersama Kementerian Sosial segera duduk bersama. Mereka perlu mengevaluasi pelaksanaan program selama enam bulan terakhir. Tujuannya jelas: mendeteksi masalah sejak dini dan segera mencari jalan keluar sebelum semuanya terlambat.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler