Mikrofon Padam Saat Putri Keraton Solo Tolak SK Menteri

- Senin, 19 Januari 2026 | 06:50 WIB
Mikrofon Padam Saat Putri Keraton Solo Tolak SK Menteri

Melihat keadaan, Fadli Zon bergerak. Ia mendekati GKR Timoer Rumbai, lalu berbicang singkat dengan Permaisuri PB XIII. Upaya meredakan situasi, kelihatannya. Namun begitu, acara tetap dilanjutkan. Penyerahan SK secara simbolis tetap berjalan di tengah gemuruh ketidakpuasan.

Fadli Zon kemudian berusaha menjelaskan maksud pemerintah.

Menurutnya, penunjukan ini penting untuk menjamin keberlanjutan pelestarian keraton. Juga, agar penggunaan dana publik bisa lebih transparan dan punya dasar hukum yang kuat. Argumen yang masuk akal secara birokrasi, tapi rupanya kurang menyentuh rasa di kalangan internal keraton.

Peristiwa ini meninggalkan kesan mendalam. Sebuah upacara negara yang berakhir dengan suara sumbang, menunjukkan betapa rumitnya menyelaraskan aturan pemerintah dengan tata nilai dan dinamika keluarga yang telah berusia ratusan tahun.


Halaman:

Komentar