Intan Kw | TVRINews, Jakarta
Isu kesehatan jiwa anak dan remaja harus jadi perhatian serius pemerintah daerah. Itulah penegasan Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, dalam sebuah pernyataan yang dirilis Kamis lalu, tepatnya 5 Maret 2026.
Menurut Tito, para kepala daerah punya peran krusial. Mereka tak cuma perlu memberi dukungan moral, tapi juga yang paling konkret: anggaran. “Kalau mau programnya jalan, ya uangnya harus dialokasikan saat perencanaan APBD,” tegasnya.
Pernyataan itu disampaikan lewat keterangan tertulis yang diterima redaksi.
Namun begitu, Tito paham betul kondisi tiap daerah berbeda-beda. Kemampuan fiskalnya beragam. Untuk daerah yang terbatas, intervensi dari pemerintah pusat dinilai mutlak diperlukan. Tanpa itu, program bisa mandek di tengah jalan.
Anggaran saja ternyata belum cukup. Tito juga menekankan pentingnya pemahaman. Para pemimpin daerah harus benar-benar mengerti urgensi masalah ini. Dengan begitu, dukungan yang diberikan bisa optimal, bukan sekadar formalitas belaka.
Artikel Terkait
Polres Jaksel Gelar Balap Lari 100 Meter Tengah Malam untuk Cegah Balap Liar
Polres Belitung Ungkap Jaringan Sabu yang Dikendalikan dari Dalam Lapas
Polri Musnahkan Sabu dan Etomidate Hasil Sitaan di Mabes
Situbondo Dirikan Posko Pengaduan untuk Lindungi PMI di Zona Konflik Timur Tengah