Di sisi lain, pengkhianat itu tak cuma yang terlihat di permukaan. Masih banyak yang bersembunyi di balik layar. Mereka semua perlu diingatkan: segeralah bertaubat.
Meski berselimut jubah kesalehan atau tampil sebagai orang alim, pengkhianatan tetaplah aib yang tak terbantahkan. Karena itu, jangan pernah bersikap lunak. Tidak ada kompromi untuk hal ini.
Fokus kita jangan sampai teralihkan. Jangan habiskan energi hanya untuk mengurusi para pengkhianat. Tapi arahkan tenaga untuk membenahi umat dan melawan kezaliman yang nyata. Lagi pula, pengkhianat hanya akan merugikan dirinya sendiri.
Wahai umat, teruslah bergerak. Kobarkan amar makruf nahi mungkar, lawan setiap bentuk kelaliman.
Selalu waspada. Jadikan syariah Islam sebagai pedoman utama, jangan sampai terjebak taklid buta atau mengkultuskan individu tertentu.
Niatkan perjuangan ini hanya karena Allah. Mohonlah petunjuk dan pertolongan-Nya. Terus berjuang tanpa henti.
Allahu Akbar!
Artikel Terkait
Polisi Siapkan 10 Ruas Tol Fungsional untuk Antisipasi Macet Mudik Lebaran 2026
DPRD Sulsel dan Tim Teknis Temukan Ketebalan Aspal Jalan Hertasning Sesuai Standar
Dua Aktivis Pati Bebas Bersyarat Usai Divonis 6 Bulan Penjara
Pemprov Sulsel Salurkan Bantuan untuk Korban Angin Puting Beliung di Takalar