Lalu, pertanyaan mendasarnya: sebenarnya siapa yang diuntungkan? "Dari industri sawit ini, seberapa besar masyarakat kecil benar-benar merasakan keuntungan?" tanyanya, retoris.
Ia lalu menyodorkan data. Faktanya, kontribusi petani kecil sawit mencapai sekitar 1/3 dari produksi sawit nasional. Ironisnya, keuntungan yang mereka dapatkan nyaris nol. Kesejahteraan mereka stagnan, hampir tidak beranjak.
Sementara itu, laporan internasional mengungkap gambaran yang timpang. Nilai industri sawit global mencapai 285 miliar dolar. Dan dari angka fantastis itu, 2/3-nya dinikmati oleh perusahaan-perusahaan besar yang bergerak di hilir. Jaraknya sangat jauh dari cerita para petani kecil di lapangan.
Demikianlah cuplikan pidato yang disampaikan Anies dalam rakernas tersebut. Isu yang diangkatnya bukan hal baru, tapi selalu relevan untuk didengungkan.
Artikel Terkait
Prabowo Menitikkan Air Mata di Pernikahan Sekretaris Pribadinya
Hujan Deras Guyur Jakarta, 38 RT dan 12 Ruas Jalan Masih Terendam
Partai Gerakan Rakyat Resmi Dideklarasikan, Anies Baswedan Jadi Sorotan
Heboh Bocil Block Blast, Sensasi Viral yang Ternyata Jebakan Klik Berbahaya