Bayi 1,4 Tahun Tewas, Dua Luka Bakar dalam Kebakaran Tiga Rumah Kontrakan di Bogor

- Jumat, 06 Maret 2026 | 02:45 WIB
Bayi 1,4 Tahun Tewas, Dua Luka Bakar dalam Kebakaran Tiga Rumah Kontrakan di Bogor

Suasana malam di Kelurahan Tegalega, Bogor Tengah, tiba-tiba berubah jadi mencekam. Tiga unit rumah kontrakan dilalap si jago merah. Yang paling memilukan, seorang bayi berusia satu tahun empat bulan, harus meregang nyawa dalam musibah itu. Dua orang dewasa lainnya juga mengalami luka bakar dan dilarikan ke rumah sakit.

Kapolsek Bogor Tengah, Kompol Waluyo, membenarkan peristiwa naas ini. Ia menjelaskan kronologi singkatnya saat dikonfirmasi Kamis malam (5/3/2026).

"Korban ada tiga orang, satu itu umur 1,4 tahun atas nama Zaki, kemudian dua orang lagi usia dewasa luka-luka, sudah dibawa ke rumah sakit PMI," ujar Waluyo.

"Ketiga korban satu keluarga. Kita masih cek untuk data lengkapnya," imbuhnya, menambahkan duka.

Menurut sejumlah saksi, kobaran api terlihat menjilat-jilat sekitar pukul 19.25 WIB, tepatnya jelang salat tarawih berkumandang. Laporan warga pun segera memicu respon petugas.

M Ade Nugraha, Kabid Pemadaman dan Penyelamatan Damkar Kota Bogor, mendapat laporan itu. Ia menyebut api diduga berawal dari sebuah rumah kontrakan, lalu dengan cepat menjalar ke dua unit di sebelahnya. Dugaan sementara, biang keroknya adalah tabung gas yang bocor.

"Objek terbakar rumah tinggal atau kontrakan, unit yang terbakar tiga unit rumah. Sumber api atau penyebab diduga tabung gas bocor," kata Ade, merinci.

Ia juga memberikan identitas korban yang lebih lengkap.

"Korban luka bakar atas nama Ratna Julianti dan Saud Marpaung. Korban meninggal atas nama Zaki umur 1,4 tahun," jelasnya.

Untuk mengatasi kobaran api, petugas tak main-main. Mereka menerjunkan tiga unit pemadam dan satu unit rescue ke lokasi kejadian. Upaya mereka tak sia-sia; api yang berkobar itu akhirnya berhasil ditaklukkan dalam waktu sekitar dua puluh menit.

Proses evakuasi korban pun berjalan.

"Lama pemadaman sekitar 20 menit. Pemadaman dilakukan oleh anggota pemadam kebakaran dan Korban dibawa oleh anggota Pemadam kebakaran ke Rs PMI," pungkas Ade Nugraha, menutup penjelasannya.

Malam itu, yang tersisa hanya kepulan asap dan duka mendalam bagi keluarga korban. Investigasi lebih lanjut masih terus dilakukan untuk memastikan titik awal musibah ini.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar