Sepak bola Indonesia kembali tercoreng. Kali ini, sebuah insiden kekerasan brutal terjadi di Liga 4 Jawa Timur, tepatnya dalam laga antara PS Putra Jaya dan Perseta Tulungagung awal Januari lalu. Adegannya sungguh sulit diterima akal sehat.
Pemain Putra Jaya, Hilmi Gimnastiar, tiba-tiba melepaskan tendangan keras bak jurus kung fu ke arah dada lawannya, Firman Nugraha. Bukan dalam situasi perkelahian, tapi di tengah perebutan bola. Tindakan itu spontan, brutal, dan sama sekali tak ada kaitannya dengan olahraga.
Akibatnya? Parah. Firman Nugraha mengalami luka serius di bagian dada dan masih menjalani perawatan intensif. Bahkan dikhawatirkan berpotensi menimbulkan cacat permanen.
Menanggapi hal ini, Komdis PSSI Jawa Timur tak main-main. Mereka mengeluarkan sanksi yang mungkin paling berat dalam karier seorang pemain.
Artikel Terkait
Veda Ega Pratama Siap Debut di Moto3 2026 Usai Tes Pramusim Impresif
Persis Solo Beri Ultimatum Enam Poin kepada Pelatih Seslija untuk Hindari Degradasi
Timnas Futsal Putri Indonesia Hadapi Thailand di Laga Perdana ASEAN Championship 2026
Asnawi Mangkualam Tegaskan Pilihan: Lanjutkan Karier di Luar Negeri