Prabowo dan Jokowi Duduk Berdampingan di Pernikahan Sekretaris Pribadi

- Minggu, 18 Januari 2026 | 13:18 WIB
Prabowo dan Jokowi Duduk Berdampingan di Pernikahan Sekretaris Pribadi

Suasana di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Timur, Minggu pagi itu, terasa istimewa. Bukan hanya karena hajatan pernikahan, tapi karena dua pemimpin negeri ini hadir sebagai saksi. Presiden Prabowo Subianto dan pendahulunya, Joko Widodo, menyaksikan ikatan janji Agung Surahman, sang sekretaris pribadi Prabowo, dengan pasangannya.

Prabowo sendiri tiba tak lama setelah pukul sepuluh pagi. Langkahnya langsung menuju ruang akad nikah. Sementara Jokowi, yang datang lebih dulu sekitar pukul 09.55 WIB, sudah lebih dulu disambut keluarga mempelai dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Usai prosesi saksi, keduanya lalu duduk berdampingan. Prabowo dengan jas biru dongker-nya terlihat sedang berbincang cukup akrab dengan Jokowi. Apa isi percakapan mereka? Sayangnya, tak ada yang menangkap jelas. Hanya senyum dan anggukan yang terlihat dari kejauhan.

Acara ini rupanya juga menjadi semacam reuni para pejabat tinggi. Hadir memenuhi undangan, deretan nama-nama besar dari berbagai lini pemerintahan. Dari Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, hingga Menteri Komunikasi dan Informatika Meutya Hafid, semuanya hadir.

Tak ketinggalan, sejumlah menteri lain seperti Menteri Agraria dan Tata Ruang Nusron Wahid, Menteri Erick Thohir, serta Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian juga terlihat memadati lokasi. Bahkan, pimpinan TNI dan Polri, Jenderal Agus Subiyanto dan Jenderal Listyo Sigit Prabowo, turut hadir meramaikan.

Kehadiran mereka semua seolah menegaskan, di balik hiruk-pikuk politik, ada momen-momen manusiawi yang tetap dijaga. Sebuah pernikahan sederhana, yang justru mempertemukan banyak wajah-wajah familiar ibu kota dalam satu kebahagiaan.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar