Nantinya, hasil riset kolaboratif diharapkan bisa menyerap pangsa pasar global dan memberi kontribusi langsung bagi pembangunan dari sektor industri, energi, hingga pertahanan dan kesehatan.
Namun begitu, Amir Hamzah melihat dimensi lain dari kunjungan ini: diplomasi strategis. Di tengah situasi global yang tidak menentu, dengan ketegangan geopolitik dan perang teknologi antarblok, Indonesia perlu bersikap cermat.
“Diplomasi pendidikan adalah soft power yang paling efektif,” ujarnya. Pendekatan ini jarang menimbulkan resistensi, justru membangun kepercayaan dan memperkuat posisi tawar.
Inggris, meski sudah keluar dari Uni Eropa, pengaruhnya tetap besar. Jaringan akademiknya mendunia, riset pertahanannya maju, dan perannya dalam kebijakan global berbasis pengetahuan tak diragukan. Dengan menjalin hubungan erat di sektor ini, Indonesia bisa menjaga keseimbangan tanpa harus terseret dalam konflik kepentingan negara-negara besar.
Gaya kepemimpinan Prabowo yang pragmatis dan strategis juga tercermin di sini. Berangkat dari latar belakang militer dan geopolitik, dia melihat pendidikan sebagai instrumen ketahanan nasional. Bukan sekadar urusan administratif kementerian.
“Ini pendekatan intelijen strategis. Membangun kekuatan dari hulu dari ilmu pengetahuan dan manusia,” tegas Amir.
Jika konsisten dijalankan, kebijakan semacam ini bisa menjadi warisan besar pemerintahan sekarang. Fondasi untuk Indonesia yang tak hanya besar secara demografi, tapi juga kuat secara intelektual dan teknologi.
Meski demikian, Amir Hamzah mengingatkan satu hal krusial. Keberhasilan misi ini sangat bergantung pada tindak lanjut di dalam negeri. Reformasi kurikulum, budaya riset, pendanaan pendidikan, hingga tata kelola universitas harus berjalan beriringan. Tanpa itu, semua usaha bisa sia-sia.
“Kalau hasil diskusi cuma berhenti di MoU, percuma. Yang kita butuhkan adalah keberanian untuk mengubah sistem pendidikan kita agar sejalan dengan standar global,” pungkasnya.
Jadi, perjalanan ke Inggris ini baru langkah awal. Tantangan sesungguhnya justru menanti di rumah.
Artikel Terkait
WTC Mangga Dua Terendam, Lalu Lintas Lumpuh Hingga Siang
Kecelakaan Motor Berujung Maut, Mahasiswa Papua Tewas Ditusuk Teman Sebaya
Banjir Rendam Sepuluh Titik di Bekasi, Ratusan Warga Mengungsi
Tersangka Kasus Ijazah Palsu Tuntut Keadilan Proses Hukum, Sebut Ada Diskriminasi Polda