"Mohon izin, ada beberapa ruas infrastruktur yang secara nilai kerugiannya sekitar Rp10,90 triliun. Namun kalau hanya diperbaiki dengan angka sebesar itu, tentu tidak cukup," ujarnya.
Masalahnya, banyak ruas jalan baik nasional maupun provinsi yang kondisinya sudah parah banget. Jalur eksistingnya nyaris tidak bisa dipakai lagi. Jadi, perbaikannya harus lebih dari sekadar mengembalikan bentuk lama.
“Jadi bukan hanya jalannya yang longsor atau rusak lalu diperbaiki seperti semula,” jelas Bobby. Menurutnya, harus ada penguatan tebing, pendalaman alur, dan berbagai upaya lain agar jalan itu lebih tahan banting ke depannya. Itulah yang membuat biayanya membengkak.
Di sisi lain, Bobby berharap pemerintah pusat bisa melihat persoalan ini dengan jelas. Dukungan dibutuhkan agar pemulihan di Sumut tidak setengah-setengah. Harapannya, proses ini bisa optimal dan hasilnya bertahan lama, tidak mudah ambruk lagi ketika musim penghujan tiba.
Artikel Terkait
Galatasaray Rebut Kemenangan Tipis 2-1 atas Alanyaspor di Kandang Lawan
Pengacara Marcella Divonis 14 Tahun Penjara atas Kasus Suap Hakim Perkara Ekspor CPO
Kemendagri Ingatkan Inovasi Daerah Bukan Perlombaan, Ngawi Dinilai Sangat Inovatif
Pria di Cianjur Tewas Usai Dianiaya Diduga Curi Dua Labu Siam untuk Buka Puasa