"Mohon izin, ada beberapa ruas infrastruktur yang secara nilai kerugiannya sekitar Rp10,90 triliun. Namun kalau hanya diperbaiki dengan angka sebesar itu, tentu tidak cukup," ujarnya.
Masalahnya, banyak ruas jalan baik nasional maupun provinsi yang kondisinya sudah parah banget. Jalur eksistingnya nyaris tidak bisa dipakai lagi. Jadi, perbaikannya harus lebih dari sekadar mengembalikan bentuk lama.
“Jadi bukan hanya jalannya yang longsor atau rusak lalu diperbaiki seperti semula,” jelas Bobby. Menurutnya, harus ada penguatan tebing, pendalaman alur, dan berbagai upaya lain agar jalan itu lebih tahan banting ke depannya. Itulah yang membuat biayanya membengkak.
Di sisi lain, Bobby berharap pemerintah pusat bisa melihat persoalan ini dengan jelas. Dukungan dibutuhkan agar pemulihan di Sumut tidak setengah-setengah. Harapannya, proses ini bisa optimal dan hasilnya bertahan lama, tidak mudah ambruk lagi ketika musim penghujan tiba.
Artikel Terkait
Anjir Jadi Bumbu Wajib: Ketika Makian Kehilangan Taring di Mulut Kaum Muda
Kemenangan Publik: Ijazah Jokowi Tak Lagi Jadi Dokumen Rahasia
Menteri Kesehatan: Stigma, Tantangan Terbesar Pengentasan Kusta di Indonesia
Banjir Rendam Rel, Delapan Kereta Jakarta-Semarang Terhambat