API FPI DKI Nilai Pandji Pragiwaksono Menodai Ibadah Shalat, Ancaman Hukum Mengintai
Suasana panas kembali muncul di jagung hiburan. Kali ini, komika Pandji Pragiwaksono jadi sorotan setelah materi stand up comedy-nya dalam acara "Men’s Rea" diprotes keras. Yang melayangkan keberatan adalah Advokat Persaudaraan Islam (API) DPD FPI DKI Jakarta. Intinya, mereka menilai ada unsur penodaan dan penghinaan terhadap ibadah shalat umat Islam dalam lawakan Pandji.
Lewat siaran pers yang dikeluarkan Kamis lalu, API FPI bersikukuh bahwa panggung hiburan bukanlah zona bebas hukum. "Comedy bukanlah zona imunitas hukum," begitu bunyi pernyataan resmi mereka.
"Panggung hiburan tidak menghapus pertanggungjawaban pidana."
Menurut kelompok itu, Pandji terlihat mengolok-olok syarat dan pendirian shalat, khususnya soal kepemimpinan. Hal ini, kata mereka, jelas bertentangan dengan ketentuan Al-Qur’an. Mereka juga geram dengan pernyataan Pandji yang intinya menyebut rajin shalat tak otomatis membuat seseorang baik. Bagi API FPI, pernyataan semacam itu berbahaya karena memberi kesan seolah shalat tidak penting bagi pembentukan moral.
Bagi mereka, shalat itu fondasi. Bukan cuma ritual biasa, tapi sesuatu yang harus dihormati. Maka, candaan yang menyentuh hal ini dianggap berpotensi menyesatkan dan, tentu saja, melukai hati umat Islam.
Artikel Terkait
Candi Palgading: Jejak Mataram Kuno yang Bertahan di Tengah Gempuran Perumahan Sleman
Pendaki Muda Ditemukan Tewas di Jurang Terpencil Gunung Slamet
Kelahiran Pertama Macan Tutul Amur di Wina Setelah Delapan Tahun
Ego Harus Terkubur: Dahnil Ingatkan Petugas Haji Soal Pengorbanan Jemaah yang Jual Rumah Demi Baitullah