Arah pembangunan itu rupanya mendapat penekanan khusus dari Presiden sendiri. Sebelum pertemuan besar dengan para akademisi, Prabowo sudah memberikan arahan khusus terkait LPDP. Informasi ini disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi.
“Termasuk tadi juga beliau memberikan arahan untuk alokasi peruntukan dari beasiswa LPDP untuk diperbanyak ke STEM ya,” kata Pras, usai pertemuan terpisah dengan para guru besar, rektor, dan dekan di Kompleks Istana.
“Tadi beliau sempat menyampaikan berharap mencapai di atas 80%. Karena kita memang konsentrasi untuk mengejar ketertinggalan kita terlebih dahulu di dalam hal penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi,” ujarnya lagi.
Jadi, fokus ke bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM) akan ditingkatkan signifikan. Arahan ini sejalan dengan upaya pemerintah mengejar ketertinggalan di bidang iptek.
Prasetyo juga menjelaskan konteks pertemuan tersebut. Ini adalah bagian dari taklimat presiden kepada para pemangku kepentingan strategis di dunia pendidikan tinggi.
“Sebagaimana yang tadi pagi kami sampaikan bahwa makna taklimat ini adalah bentuk cara berkomunikasi Bapak Presiden,” jelas Pras.
Ia melanjutkan, forum itu adalah waktu yang diagendakan khusus untuk berdiskusi. Tempat untuk memberikan update tentang perkembangan kondisi bangsa, tantangan yang dihadapi, serta program-program pemerintah ke depan kepada jajaran rektor dan guru besar.
Jadi, dari dua pertemuan itu, pesannya jelas. Ada komitmen kuat untuk mendongkrak kualitas SDM Indonesia. Beasiswa LPDP menjadi salah satu instrumen kunci, dengan fokus yang kini lebih tajam dan selaras dengan visi pembangunan.
Artikel Terkait
Imsak Hari Ini di Malang Pukul 04.08 WIB, Berbuka 17.53 WIB
Arsenal Kalahkan Chelsea 2-1, Kokoh di Puncak Klasemen
Polisi Tuban Amankan Ratusan Motor, Pelaku Balap Liar Dihukum Dorong Kendaraan 5 KM
Sassuolo Kalahkan Atalanta 2-1 dalam Laga Sengit Penuh Kartu Merah