Perluasannya tak berhenti di situ. Prasetyo juga menyoroti kekurangan di bidang lain yang tak kalah krusial.
"Kita juga kekurangan dokter gigi, kita juga harus kuat dalam hal farmasi, kita juga harus kuat dalam teknologi kesehatan," tambahnya.
Nah, yang menarik dari rencana pembukaan fakultas baru ini adalah skema pendanaannya. Prasetyo memastikan, pemerintah akan menanggung semua biayanya.
"Ya itu tadi yang saya sampaikan itu. Jadi dalam program itu akan direncanakan full scholarship, artinya ber-beasiswa penuh gitu," tandas dia.
Jadi, intinya pemerintah sedang menggodok dua solusi: menambah kuota di fakultas lama dan memberanikan diri membuka fakultas kedokteran baru. Semuanya dengan beasiswa penuh. Langkah ini tentu dinanti-nanti, mengingat kelangkaan dokter di berbagai daerah sudah jadi persoalan yang mendesak.
Artikel Terkait
Kampus Sibuk Menghitung, Lupa Menimbang Makna
Angkringan Legendaris di Sleman Bertahan dengan Gorengan Rp 500, Meski Hujan Deras Tak Halangi Pelanggan
Brian Yuliarto: 82 Kampus Turun Langsung Bantu Pemulihan Pascabencana Sumatera
Roy Suryo Tegaskan Tak Ikut Jejak Eggi-Damai Temui Jokowi