Perluasannya tak berhenti di situ. Prasetyo juga menyoroti kekurangan di bidang lain yang tak kalah krusial.
"Kita juga kekurangan dokter gigi, kita juga harus kuat dalam hal farmasi, kita juga harus kuat dalam teknologi kesehatan," tambahnya.
Nah, yang menarik dari rencana pembukaan fakultas baru ini adalah skema pendanaannya. Prasetyo memastikan, pemerintah akan menanggung semua biayanya.
"Ya itu tadi yang saya sampaikan itu. Jadi dalam program itu akan direncanakan full scholarship, artinya ber-beasiswa penuh gitu," tandas dia.
Jadi, intinya pemerintah sedang menggodok dua solusi: menambah kuota di fakultas lama dan memberanikan diri membuka fakultas kedokteran baru. Semuanya dengan beasiswa penuh. Langkah ini tentu dinanti-nanti, mengingat kelangkaan dokter di berbagai daerah sudah jadi persoalan yang mendesak.
Artikel Terkait
DBMBK Sulsel Sebut Curah Hujan Tinggi Penyebab Kerusakan Dini Jalan Hertasning Makassar
Kapolri Lantik Brigjen Totok Suharyanto Pimpin Kakortas Tipidkor
Musisi AS Tuduh Serangan ke Iran sebagai Pengalihan dari Skandal Epstein
Pemimpin Tertinggi Iran Unggah Ayat Al-Quran, Bantah Klaim Kematian dari AS