Dokter Tifa Klaim Fufufafa adalah Gibran, Ungkap Analisis Otak dalam Buku Kontroversial

- Kamis, 15 Januari 2026 | 08:40 WIB
Dokter Tifa Klaim Fufufafa adalah Gibran, Ungkap Analisis Otak dalam Buku Kontroversial

Dokter Tifauzia Tyassuma, atau yang akrab disapa Dokter Tifa, kembali bikin panas suasana. Kali ini, pernyataannya menyasar kalangan pendukung Gibran di Solo, terkait akun anonim misterius bernama Fufufafa yang sudah lama jadi buah bibir.

Ia dengan yakin menyebut, akun kontroversial itu 99,9 persen milik Gibran Rakabuming Raka, sang Wakil Presiden sekarang. Klaimnya ini bukan asal ceplos, tapi katanya berdasarkan analisis mendalam soal perilaku dan neurosains yang sedang ia rangkum dalam sebuah buku.

"Saya melakukan analisis perilaku otak dan pola psikologis dari tulisan-tulisan akun Fufufafa. Ada indikasi kuat masalah pada aspek neuroscience behavior," ujar Dokter Tifa kepada awak media.

Pernyataan itu ia sampaikan Senin lalu, tepatnya saat mendatangi kantor Kemendikdasmen. Tujuannya, menagih kejelasan hukum soal surat penyetaraan pendidikan yang dulu pernah diterbitkan untuk Gibran. Tapi di sela-sela itu, ia juga melemparkan bom analisisnya.

Menurutnya, buku yang sedang ia garap, berjudul GIBRAN'S BLACK BRAIN, akan mengupas tuntas sosok Gibran dari berbagai sisi. Fokusnya? Analisis neuroscience behavior, neuropolitik, plus psikologi forensik terhadap ribuan unggahan akun Fufufafa yang pernah bertebaran di Kaskus dan media sosial lain.

Nah, satu temuan yang ia anggap cukup mencolok adalah pola aktivitas akun itu. Dianggap tidak wajar secara klinis. Ia menyoroti satu cuitan khusus, yang katanya belum pernah terpublikasi luas, dari tanggal 23 Juni 2014 pukul 01.57 WIB.

"Penulis ini mencuit pada tengah malam lewat. Secara medis, ini mengindikasikan adanya problem insomnia atau gangguan tidur pada subjek tersebut," paparnya.

Cuitan yang dimaksud isinya sarkastik banget, menyerang Prabowo Subianto rival politik ayah Gibran waktu itu. Serangannya personal, mulai dari hobi koleksi kuda sampai sindiran fisik yang cukup tajam.

Lalu, metode apa sih yang dipakai? Dokter Tifa pakai pendekatan Neuroscience Behavior atau Sains Perilaku Saraf. Intinya, ilmu yang nyambungin fungsi otak dan sistem saraf dengan perilaku yang keliatan. Dalam kasus Fufufafa, metode ini dipakai buat memetakan "sidik jari mental" si pemilik akun.


Halaman:

Komentar