Hingga Rabu (14/1) sore ini, jenazah Syafiq Ridhan Ali Razan masih tertahan di lereng Gunung Slamet. Pendaki asal Magelang yang berusia 18 tahun itu ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, setelah sebelumnya hilang selama beberapa hari. Menurut perkiraan tim, ia sudah meninggal dunia sekitar lima hari sebelum akhirnya ditemukan.
Kabar penemuan itu disampaikan langsung oleh Kepala BPBD Kabupaten Pemalang, Agus Ikmaludin.
"Meninggal sekitar sudah 5 hari. (Jenazah) masih utuh," ujar Agus, Rabu siang.
Ia menyebut kondisi jenazah Syafiq relatif masih utuh. Meski begitu, proses evakuasi tak bisa langsung dilakukan. Cuaca buruk jadi penghalang utama.
"Belum (dievakuasi) karena cuaca hujan dan berkabut. Tapi malam ini kita terus bergerak," tambah Agus.
Dugaan sementara, penyebab kematiannya adalah hipotermia. Suhu dingin ekstrem di ketinggian diduga merenggut nyawa pemuda itu.
"Dugannya hipotermia," jelasnya singkat.
Artikel Terkait
Habib Rizieq dan Massa Islam Desak Netflix Hapus Konten Pandji yang Disangkutkan dengan Salat
Menlu Sugiono: Diplomasi Indonesia Harus Berbasis Realisme di Tengah Dunia yang Abu-Abu
Malam itu, Jakarta Mulai Menghapus Jejak Monorel yang Mangkrak
KPK Geledah Ditjen Pajak, Selidiki Aliran Suap ke Kantor Pusat