Pindahkan Saja Gunungnya: Celoteh Gimah yang Viral di Tengah Duka Semeru

- Senin, 12 Januari 2026 | 17:50 WIB
Pindahkan Saja Gunungnya: Celoteh Gimah yang Viral di Tengah Duka Semeru

"Saya tidak ke mana-mana. Tapi kok semakin lama semakin besar," kenangnya. "Saya lari ke Supiturang, debunya semakin besar dan panas."

Untungnya, rumahnya tidak rusak parah. Hanya bagian depan yang terdampak. "Alhamdulillah. Sekarang masih November, jadi tidak menyangka akan erupsi lagi," ucap Gimah.

Di sisi lain, sementara ucapan Gimah ramai dibicarakan, upaya mitigasi di lapangan terus berjalan. TNI lewat Korem 083/Baladhika Jaya tak berhenti bekerja. Mereka fokus merevitalisasi aliran lahar dan membangun tanggul pertahanan.

Peltu Suwandi, personel Penerangan Korem, menjelaskan pekerjaan yang sedang dikebut. "Alat-alat berat di belakang ini sedang membuat tanggul," katanya.

Harapannya jelas: membentengi warga dari ancaman lahar susulan. "Agar material tidak meluber ke pemukiman di Desa Supiturang," tegas Suwandi.

Jadi, di balik viralnya seorang Gimah dengan permintaan yang mustahil, ada dua cerita yang berjalan beriringan. Satu tentang kejenakaan manusia yang mencoba menghadapi ketakutan dengan humor. Satunya lagi tentang kerja nyata dan keringat, berusaha mengalahkan alam dengan persiapan.

Editor: Lia Putri


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar