Jakarta diguyur hujan deras sejak pagi tadi, Senin (12/1). Dampaknya langsung terasa: genangan air hingga banjir merendam beberapa ruas jalan. Lalu lintas pun tersendat parah, kemacetannya menjalar hingga ke jalan tol.
Menurut Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Dhanar Dhono Vernandhie, kemacetan di tol itu terjadi lantaran jalan-jalan arteri di bawahnya kebanjiran. Kendaraan yang hendak keluar dari tol pun terjebak, akhirnya antrean merambat ke atas.
“Kalau padat itu di Podomoro, Sunter. Itu karena arterinya banjir, jadinya dia padat di tol,” jelas Dhanar.
Dari pantauan petugas, titik terparah ada di Rawa Bokor. Ketinggian air dilaporkan mencapai 60 sentimeter! Situasi ini memaksa polisi melakukan rekayasa lalu lintas agar arus kendaraan tetap bisa bergerak.
“Yang parah di Rawa Bokor, 60 cm. Kita lakukan rekayasa, yang mau keluar Rawa Bokor kita luruskan ke bandara. Sementara di keluaran Plumpang, Priok 1, mobil sedan sudah enggak bisa lewat, tapi minibus masih bisa,” ungkapnya.
Artikel Terkait
Suami Siri Jadi Tersangka Pembunuhan Terapis Spa di Kos Bekasi
Video Joget dengan Pesut Mahakam yang Hampir Punah Picut Amarah Netizen
Banjir Lumpuhkan Arteri, Polisi Izinkan Motor Masuk Tol
Motor Nekat Serbu Trotoar Sunter, Banjir Lagi Biang Keroknya