Namun begitu, situasi di dalam Iran sendiri jauh dari kata tenang. Laporan dari sebuah kelompok HAM menyebutkan, lebih dari 500 orang tewas dalam kerusuhan yang melanda negara tersebut. Angka yang mengerikan.
Pemerintah Iran justru membalas dengan ancaman keras. Mereka menyatakan akan menargetkan pangkalan militer Amerika Serikat jika Presiden Donald Trump benar-benar melaksanakan intervensi untuk mendukung para demonstran. Ancaman itu menggantung, memperkeruh ketegangan yang sudah memuncak.
Sayangnya, angka korban jiwa yang sesungguhnya masih gelap. Otoritas Iran belum mengeluarkan data resmi. Kantor berita Reuters pun mengaku tak bisa memverifikasi secara independen laporan dari kelompok HAM tadi. Jadi, kita hanya bisa menunggu dan melihat bagaimana fakta sebenarnya akan terungkap.
Artikel Terkait
Bagnaia Gagal Lolos Q2, Bezzecchi Kuasai Pole MotoGP Thailand 2026
Kekecewaan Cinta Diduga Jadi Pemicu Penganiayaan Mahasiswi UIN Suska Riau
43 WNI di Afghanistan Dinyatakan Aman Meski Konflik dengan Pakistan Memanas
Veda Pratama Lolos Langsung ke Q2 Moto3 di Seri Perdana Thailand