Di sisi lain, pemerintah juga tak hanya mengandalkan satu jenis jembatan. Di Sumatera Barat, pembangunan tiga unit jembatan bailey juga sedang dikebut. Titik-titiknya berada di Jembatan Durian Kilangan Koja di Pasaman Barat, Jembatan Muaro Busuak di Solok, serta Jembatan Kubu Sarunai Canduang di Agam.
Semua jembatan ini punya misi vital: menghubungkan. Menghubungkan warga dengan pasar, anak-anak dengan sekolah, dan masyarakat dengan layanan kesehatan. Intinya, mengembalikan denyut nadi kehidupan yang sempat tersendat.
Dengan melibatkan TNI, harapannya pembangunan tak cuma cepat, tapi juga rapi dan berkualitas. Kehadiran mereka di lapangan rupanya memberi efek ganda. Selain mempercepat pekerjaan, juga memberi rasa aman dan menyuntikkan semangat bagi warga sekitar.
Pada akhirnya, proyek ini lebih dari sekadar tumpukan baja dan beton. Ini soal membangun kepercayaan. Memperlihatkan bahwa ketika akses terputus dan warga membutuhkan, negara berusaha bergerak cepat untuk hadir.
Artikel Terkait
Buku Gibran End Game Diserahkan ke Kemdikbud, Klaim Wapres Tak Punya Ijazah SMA
Netanyahu Buka Peluang Kemitraan dengan Iran Pasca-Rezim Saat Ini
Travelator YIA Mati Suri, Diduga Demi Lariskan Warung UMKM
Menjaga Marwah Bangsa: Ketika Keluhuran Batin Menjadi Fondasi Negara