Pesan penutupnya singkat dan jelas: “Mas Pandji lanjutkan aja ya.”
Dukungan sang kiai langsung disambut hangat di jagat maya. Banyak netizen yang berterima kasih dan menyemangati. Salah satunya, akun @potradjaya1 yang diduga milik Pandji sendiri, membalas, “Terima kasih atas dukungan nya, pak kyai.”
Ada juga yang sekadar menulis “Gas..kyai,” sementara yang lain berkomentar lebih panjang. Mereka membandingkan pejabat yang kerap ‘ngelawak’ tapi malah marah ketika pelawak sungguhan memberi nasihat. “Emang pada Sakit nih Pejabat,” tulis salah satu warganet.
Dukungan publik figur seperti KH Cholil Nafis ini tentu memberi warna baru. Di satu sisi, ia menunjukkan bahwa kritik yang disampaikan dengan cara jenaka punya tempat. Di sisi lain, ini juga jadi semacam tamparan halus bagi mereka yang ingin membungkam suara berbeda dengan cara-cara yang dipertanyakan. Bagaimanapun, peristiwa ini mengingatkan kita: di ruang publik yang sehat, setiap suara berhak didengar, asal disampaikan dengan cara yang baik.
Artikel Terkait
Travelator YIA Mati Suri, Diduga Demi Lariskan Warung UMKM
Menjaga Marwah Bangsa: Ketika Keluhuran Batin Menjadi Fondasi Negara
Jalan Tol Menuju IKN Ambruk, Diduga Akibat Hujan Deras dan Pergerakan Tanah
Dunia Waspada: Langkah Trump ke Venezuela Buka Luka Lama Pengaruh Global AS