Pesan penutupnya singkat dan jelas: “Mas Pandji lanjutkan aja ya.”
Dukungan sang kiai langsung disambut hangat di jagat maya. Banyak netizen yang berterima kasih dan menyemangati. Salah satunya, akun @potradjaya1 yang diduga milik Pandji sendiri, membalas, “Terima kasih atas dukungan nya, pak kyai.”
Ada juga yang sekadar menulis “Gas..kyai,” sementara yang lain berkomentar lebih panjang. Mereka membandingkan pejabat yang kerap ‘ngelawak’ tapi malah marah ketika pelawak sungguhan memberi nasihat. “Emang pada Sakit nih Pejabat,” tulis salah satu warganet.
Dukungan publik figur seperti KH Cholil Nafis ini tentu memberi warna baru. Di satu sisi, ia menunjukkan bahwa kritik yang disampaikan dengan cara jenaka punya tempat. Di sisi lain, ini juga jadi semacam tamparan halus bagi mereka yang ingin membungkam suara berbeda dengan cara-cara yang dipertanyakan. Bagaimanapun, peristiwa ini mengingatkan kita: di ruang publik yang sehat, setiap suara berhak didengar, asal disampaikan dengan cara yang baik.
Artikel Terkait
Jadwal Imsak dan Salat untuk Warga Medan Besok, 27 Februari 2026
Fiorentina Lolos Dramatis Usai Dihajar Hattrick Mazurek di Liga Konferensi Eropa
Gubernur Kaltim Jelaskan Mobil Dinas Rp8,5 Miliar Ditempatkan di Jakarta
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Semarang Hari Ini, 27 Februari 2026