Lalu yang ketiga, pengetahuan dan keterampilan. Setiap petugas diharapkan mumpuni di bidangnya masing-masing, sesuai tugas yang akan diemban nanti.
Dan yang keempat, mungkin ini yang paling krusial: persatuan.
"Seperti yang tadi saya bilang, seperti persatuan Indonesia, kita kuat kalau kita bersatu, kita rapuh kalau kita bercerai berai," tegasnya.
"Nah itu yang mau kita sasarkan. Dan kemarin Pak Wamen, Pak Menteri, menyampaikan, ada nilai-nilai bagus dari organisasi TNI dan Polri yang mau diturunkan. Apa itu? Itu tadi, disiplinnya, keberaniannya, semangat, rela berkorbannya, kemudian kekompakannya," lanjut Dendi menjelaskan.
Memang, pelatihan kali ini serius betul. Anggota TNI dan Polri akan turun langsung jadi mentor sekaligus pengawas di lapangan. Mereka yang akan membentuk kedisiplinan para petugas. Jumlah peserta yang ikut gemblengan ini pun tak main-main, hampir mencapai 1.500 orang. Bayangkan, seribu lima ratus petugas yang akan ditempa bersama untuk satu misi: melayani dengan baik.
Artikel Terkait
Indonesia Blokir Grok: Langkah Tegas Lawan Penyalahgunaan Deepfake
Gus Irfan Ingatkan Petugas Haji: Layani Jemaah, Bukan Cuma Nebeng Ibadah
Yordania Serang Basis ISIS di Suriah, Sementara Kurdi Dievakuasi dari Aleppo
Java FX: Platform Trading yang Buka Akses Global dan Utamakan Edukasi