Lalu yang ketiga, pengetahuan dan keterampilan. Setiap petugas diharapkan mumpuni di bidangnya masing-masing, sesuai tugas yang akan diemban nanti.
Dan yang keempat, mungkin ini yang paling krusial: persatuan.
"Seperti yang tadi saya bilang, seperti persatuan Indonesia, kita kuat kalau kita bersatu, kita rapuh kalau kita bercerai berai," tegasnya.
"Nah itu yang mau kita sasarkan. Dan kemarin Pak Wamen, Pak Menteri, menyampaikan, ada nilai-nilai bagus dari organisasi TNI dan Polri yang mau diturunkan. Apa itu? Itu tadi, disiplinnya, keberaniannya, semangat, rela berkorbannya, kemudian kekompakannya," lanjut Dendi menjelaskan.
Memang, pelatihan kali ini serius betul. Anggota TNI dan Polri akan turun langsung jadi mentor sekaligus pengawas di lapangan. Mereka yang akan membentuk kedisiplinan para petugas. Jumlah peserta yang ikut gemblengan ini pun tak main-main, hampir mencapai 1.500 orang. Bayangkan, seribu lima ratus petugas yang akan ditempa bersama untuk satu misi: melayani dengan baik.
Artikel Terkait
Gubernur Kaltim Jelaskan Mobil Dinas Rp8,5 Miliar Ditempatkan di Jakarta
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Semarang Hari Ini, 27 Februari 2026
Kreator Konten di Gowa Didenda Rp1 Miliar karena Siarkan Ilegal BYON Combat
Mahasiswi UIN Suska Riau Diserang Senjata Tajam di Ruang Sidang Kampus