Suasana di Kompleks Pergudangan Bandarharjo, Semarang, Sabtu lalu, tampak tak biasa. Di antara tumpukan karung, petugas polisi berjaga dengan waspada. Barang bukti yang mereka amankan? Bawang bombai ilegal ribuan karungnya memenuhi ruang gudang.
Operasi gabungan ini digelar oleh Kementerian Pertanian bersama Mabes Polri. Hasilnya cukup mencengangkan: sebanyak 6.172 karung berhasil diamankan. Kalau ditimbang, totalnya mencapai 133,5 ton. Yang jelas, barang sebanyak itu sama sekali tak punya dokumen resmi. Dugaan sementara, ini merupakan hasil penyelundupan komoditas pertanian.
Masalahnya nggak cuma soal dokumen yang tidak lengkap. Menurut sejumlah saksi dari tim pemeriksa, ada indikasi bahwa bawang bombai tersebut juga terkontaminasi bakteri berbahaya. Bakteri itu bisa menyebarkan penyakit. Makanya, rencananya seluruh barang bukti itu akan dimusnahkan.
Langkah pemusnahan ini dianggap perlu untuk mencegah risiko kesehatan masyarakat. Di sisi lain, penyelidikan masih terus berlanjut untuk mengungkap jaringan di balik penyelundupan skala besar ini.
Artikel Terkait
Harga Emas Antam Turun Rp45.000 per Gram, Harga Buyback Justru Naik
BMKG Waspadakan Potensi Hujan dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah Sulsel
Presiden Prabowo Tiba di Abu Dhabi, Akan Temui Presiden UEA untuk Perkuat Kemitraan Strategis
FIFA Yakin Piala Dunia 2026 Aman Meski Gelombang Kekerasan Guncang Meksiko